Cara Mengeluarkan Jarong Black Opal Batu Kalimaya Dengan Treatment Matrix

image

Pesona Batu Kalimaya Banten memang menawan. Di Indonesia hanya di daerah Banten terdapat kandungan batu kalimaya. Batu kalimaya atau disebut juga sebagai Batu Opal.

Opal yang berasal dari Banten diyakininyang terindah kedua di dunia setelah opal atau kalimaya dari Australia. Harga Batu Opal Banten juga lebih terjangkau. Karena memang Batu Opal dari Australia diperdagangkan layaknya komoditas permata sehingga selain mahal juga susah didapatkan di pasaran karena proteksi dari Pemerintah Australia.

Keindahan batu ini terdapat pada corak warna-warni yang muncul di dalam batu seperti lampu disko yangbdisebut jarong. Yang paling menarik dari opal Banten variasi warna jarongnya lebih banyak dibanding Opal dari belahan lain di dunia. Misalnya Opal Wello Ethiopia atau Afrika.

Proses penumbuhan jarong di dalam batu opal asal Afrika bisa dibentuk secara instan walaupun sangat berisiko. Dan biasanya kembang jarong yang muncul pun tak sebanyak jarong yang terbentuk secara alami. Cara ini biasa disebut teknik treatment yang menggunakan bahan-bahan kimiawi.

Teknik treatmen hanya tidak bisa dilakukan pada batu Opal Banten dan batu sempur atau fosil kayu. Berikut ini tips dari salah seorang Gems Lover tentang cara mengeluarkan jarong Black Opal asal Afrika yang saat sedang membanjiri tanah air.

Baca Juga:   Aldo Bocah Penipu Pencari Ibu Terpantau di Kota Solo, Hati-hati modusnya

1. Buatlah larutan gula yg di panaskan dengan suhu sedang (jgn sampai mendidih,karena dapat membuat opal hancur/retak)

2. Masukan Black Opal kedalam larutan tersebut (ingat larutan gula harus kondisi hangat dan tidak boleh mendidih)

3. Setelah larutan gula terlihat terserap dengan sempurna kedalam batu angkatlah batu

4. Dinginkan black opal pada udara terbuka

5. Siapkan larutan asam sulfat pada mangkuk beling atau kaca

6. Masukan black opal kedalam larutan asam sulfat

7. Angkat black opal dari larutan asam sulfat dan biarkan dingin di udara terbuka

Pada percobaan yg  dilakukan, pada saat proses pendinginan setelah di angkat di larutan asam sulfat terlihatlah perubahan warna jarong.
Tapi perhatikan batu black opal saat dalam larutan asam sulfat, karena sifat korosi yg tinggi.

image

image

Berikut ini penjelasan seorang yang pernah mencoba. Penjelasan singkatnya:

untuk treatment yg ini kayaknya gak bisa diterapin di BO banten yg “bermaksud buat ngeluarin jarong”

Treatment merebus dg glucosa (gampangnya larutan gula) kemudian dilanjutkan dengan merebus dalam asam sulfat (H2SO4 gampangnya asam air accu) bertujuan buat bikin badan batuan menjadi berwarna gelap coklat – hitam, gini penjelasan ane yg masih ‘cethek’ di ilmu tritment.

Baca Juga:   Fans Ducati Menyambut Lorenzo Dengan Senang Hati

Saat merebus dengan larutan gula (glucosa) dimaksudkan utk memasukan gula kedalam batuan yg berpori (mis. opal) sebagai petunjuk diatas setelah direbus dengan larutan gula kemudian didinginkan dan dikeringkan dg panas normal ini ditujukan utk mengkristalkan kembali gula2 tsb dalam batuan, kemudian direbus dengan asam sulfat ini dimaksudkan agar asam sulfat tersebut meresap juga kedalam pori batu seperti larutan glucosa itu untuk membakar kristal2 gula yg ada dalam batuan (asam sulfat mumpunyai karakteristik spt pembakar zat organic kalo ga percaya tuangin aja asam sulafta ke kulit dijamin terasa akibat spt terbakar hehehehe, hati2 asam sulfat konsentrasi tinggi merupakan zat yg berbahaya).

Nah jika gula terbakar / dipanaskan akan berubah bentuk menjadi kristal berwarna coklat – hitam yang sehari hari kita sebut sebagai karamel (makanya pada tahap perebusan dengan asam sulfat tercium bau manis karamel tanda gula2 dalam batu terbakar).

Oke sobb semoga bermanfaat buat yang hobi Gemstone.

roda2blog di sosial media

Tinggalkan Balasan