Fans Ducati Menyambut Lorenzo Dengan Senang Hati

Jorge Lorenzo akhirnya resmi mengumumkan kepindahanya ke Ducati musim depan. Lalu bagaimana tanggapan Ducatista, sebutan fans Ducati, pada pembalap yang pernah sangat dibenci di Italia ini?. Sebagai pabrikan asal Italia, tanah kelahiran Rossi. Bagaimana sih tanggapan para fans Ducati. Ternyata, Fans Ducati Menyambut Lorenzo Dengan Senang Hati

Jika dipantau di laman FB Ducati Fans Club yang membernya multinasional. Ternyata lebih banyak yang “like” dibanding “dislike” pada foto Lorenzo berliveri merah khas Ducati dengan caption, Habemus Top Rider yg artinya We Have Top Rider. Bahkan ada 3 gambar hati coyy. Totalnya ada 145 like, 14 hate dan 3 dislike. Jadi hampir sebagian besar fans Ducati sangat welcome pada Lorenzo.

image

Namun pada kolom komentator, ada juga caci maki, pujian, pembelaan serta selamat datang pada Lorenzo. Untuk cacian sendiri memang cukup sadis dengan sebutan Merda.

Baca Juga:   22 Mekanik Lulus Program Pelatihan Kolaborasi Angkasa Pura dan Astra Motor

Contoh cacian buat Lorenzo adalah seperti yang dilontarkan akun Enzo Coco. Dia menyebut Lorenzo dengan Merda plus gambarnya.

image

Sedangkan akun Alessandro Barni, memuji kejantanan Lorenzo yang berani datang ke Ducati untuk mencoba kesuksesan menaklukkan Desmo setelah Rossi aja gagal. Dia sepertinya termasuk dari Fans Ducati Menyambut Lorenzo Dengan Senang Hati

image

Akun FB Il Vitto menulis sini:
“Bagi saya, kami sudah punya dua pembalap top”.

Tapi ada juga yang membela Lorenzo, yang dari namanya sepertinya orang Italia, Giancarlo Sanzari. Doi menulis:
” Saya benci beberapa komentar yang kelihatan sangat idiot. Rossi memang telah sukses menciptakan citra buruk dan kemarahan untuk Lorenzo. Good job!”
Walau orang italiano, kayaknya doi lebih cinta sama kejayaan Ducati walau harus tanpa rider asal Italia.

Baca Juga:   World Premier Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150 Dari Indonesia

Jika sudah begini. Lorenzo punya kesempata untuk berjaya di atas Ducati. Sekarang ini Desmo sedang “bener” arah pengembanganya. Apalagi dengan dukungan test rider sekelas Stoner. Wah duet pengembangan mesin keduanya, yang sama-sama musuh besar Rossi, jika bisa benar-benar matching, kejayaan Ducati bisa berkibar musim depan.

Nagh sekarang yang ketar-ketir adalah fans Suzuki. Maverick Vinales yang sudah terlibat jauh dalam pengembangan motor Suzuki, kemungkinan akan digaet oleh Yamaha untuk menggantikan tempat Lorenzo. Jika itu terjadi, Suzuki bisa mulai dari nol lagi untuk musim selanjutnya. Karena Alex Espargaro masih kurang mumpuni dibanding Vinales.

 

roda2blog di sosial media

1 Trackback / Pingback

  1. Menggelikan Melihat Top Speed di Arena MotoPrix 2016 - roda dua blog

Tinggalkan Balasan