Rahasia Dibalik Dapur Keuangan Polisi, Kenapa Rawan Oknum Tilang!

Polisi sangat identik dengan oknum yang suka meminta-minta uang. Walau Polri sebagai institusi sudah berusaha menghapus citra buruk ini dengan berbagai cara, tapi tetap saja oknum polisi nakal terutama polisi lalu lintas masih ada. Sebenarnya apa sih penyebabnya?

Maaf bila r2b buka yaa.
R2B curiga bila sistem penerimaan gaji di kepolisian adalah penyebab utama maraknya oknum polisi menjadi nakal dan suka meminta-minta uang pada pengguna jalan raya.

FYI, For Your Informasi. Gaji bulanan bagi seorang Anggota Polisi yang sudah menikah, diambil dan diterima tiap bulanya oleh istri. Urusan gaji hanya Istri Polisi yang berhak dan boleh mencairkan, menerima dan menyimpanya.

Jadi?, jika Seorang Polisi hendak butuh uang maka ya harus minta uang ke Istri. Beruntung bila Istrinya solehah dan pengertian. Lha kalau sosialita yang hobinya arisan online? bisa modyarr gak kebagian uang buat ke warung kopi.

image
Oknum Polisi Karaoke? Pas minta duit ke Istri gimana ya ngomongnya?

Coba bayangkan bila ada Polisi yang hubungan Istri dan Suami sedang tidak harmonis, atau sampai pisah ranjang atau pisah rumah. Bisa dipastikan ketika butuh duit, yang bersangkutan cenat-cenutt. Mau minta istri bisa-bisa malah ribut terus adu lempar piring.

Baca Juga:   Maling Vespa itu Dosa Besar, Gak Bikin Kaya Tapi Babak Belur

Jadi ya gak heran bila ada Polisi yang tega menggorok leher atau menembak mati istrinya. Mungkin awal konfliknya seperti contoh di atas.

Walhasil!. Karena penghasilan seorang Polisi berada dibawah kontrol ketat oleh Istri. Bagi Polisi yang baik dan keluarganya harmonis gak ada masalah. Sudah bagian dari pengabdian.

Tapi bagi oknum polisi yang nakal dan hobi main purel?, Hobi minuman keras, Hobi main judi bola … ya butuh penghasilan tambahan agar tak diomeli istri. Butuh sumber penghasilan tambahan di luar gaji.

Celakanya, rutinitas Anggota Polisi tak seperti Anggota TNI. Anggota TNI bisa nyambi kerja di luar tugas dengan mudah. Lha wong setelah reformasi kerjanya hanya latihan dan latihan. Bahkan hampir tak mempunyai rutinitas pekerjaan tetap di kantor selain apel. Gak percaya?, coba deh main ke Koramil atau Kodim terdekat.

Adapun Polisi, mereka ini super sibuk dengan kerja hampir 24jam stand by siap tugas, terutama bagi perwira. Makanya gak heran bila banyak Polisi yang berumur diatas 40tahun menderita hipertensi akut. Tekanan pekerjaan berat jadwal yang padat, tapi gak megang duit.

Baca Juga:   STNK sepeda motor anda hilang, berikut cara mengurus gantinya

Celah bagi oknum polisi nakal untuk mendapat penghasilan tambahan ya, ya melalui aksi tilang liar atau pungutan liar.

polisi juga manusia

Sebaiknya sistem penerimaan gaji di polisi yang diberikan pada Istri ini dirubah. Dibikin normal seperti profesi pada umumnya. Suami terima gaji, lalu suami ngasih jatah bulanan ke Istri.

Ya sebenarnya tujuanya baik untuk mencegah adanya polisi nakal dan bertanggung jawab pada keluarga.

Tapi jiwa lelaki, pasti punya hobi. Dan hobi ya butuh biaya. Kata orang inggris,
“Cowok gak pernah jadi gede, hanya mainanya saja yg tambah gede”.
Sedangkan jiwa wanita banyak yang membenci mainan lelaki. Karena hobi/mainan pasti menguras dompet bini.
Lhaa kan ribet kalau 100% Gaji diterima bini.

Semoga bermanfaat. 😉

roda2blog di sosial media

8 Komentar

  1. pungli juga dikoordinir sama atasannya juga kali ya, soalnya pernah liat tilangan ada 8 polisi, dan mereka menawarkan jasa uang titip sidang yang jumlahnya sekenanya polisi, miriss pernah ngeliat petani yang bawa supra tahun tua juga dipalakin, dompetnya cuma ada 35 ribu juga di ambil sama polisinya, seperti ga punya hati mereka

  2. Mas saran saya keterangan polisi jgan ditelan mentah2…. Mereka akan naruh alasan apapun untuk itu…polisi itu ada 2kali gajian dalam 1bulan, dan anak/istri memng ada tunjagannya… ,gajian ke dua itu polisi bersngkutan yang ambil!

Tinggalkan Balasan