88 Bonek Yang Anarkis di Suramadu Hanya Diberi Peringatan Oleh Polisi

Aparat kepolisian dari Polrestabes Surabaya bertindak lembek. 88 Bonek yang Anarkis, dan bikin onar di Pintu Tol Jembatan Suramadu hari Jumat (6/5/2016) lalu hanya ditahan untuk didata saja. Massa berusia belasan tahun ini ditangkap polisi karena melempari pengendara dan polisi menggunakan batu.

Hanya yang disayangkan, Rencananya pada pukul 10.00 WIB mereka akan dilepas. uenakk rekk.
Harusnya lebih tegas lagi dong, seperti menginap 3 bulan di Rumah Sakit Jiwa atau dimasukin LP aja biar jadi bahan misodo para NAPI, semalam aja juga cukup kok.

Tolong beri jaminan keamanan bagi pengguna jalan di Jawa Timur terutama jika ada pertandingan away/ tandang yang jaraknya dekat. Pasti bonek bikin onar. Misal Arema bertanding di Solo, pasti Bonek area plat AE sudah menyiapkan hadangan. Seperti yang kemarin terjadi. Kalau tidak ada tindakan tegas ya kapan kapoknyaaaa

Baca Juga:   Mobilnya Ditabrak, Anak Bupati Balas Tabrak Mobil Polwan, Lalu nantang Perang

Di Inggris atau negara Eropa lain. Supporter yang bikin onar ini begini, selain di penjara juga dipastikan dilarang untuk memasuki stadion dan memakai atribut klub sepakbola. Jika ketahuan, ya di penjara lagi.

Terus kerugian materiil yang diderita pengguna jalan seperti kaca pecah, mobil penyok sampai motor ringsek siapa yang nanggung?
Persebaya? prettt
PSSI? Prestt lagi
Walikota Risma? yaa semoga aja.

bonek mengamuk

Menurut Lily, setelah di data mereka dilakukan pembinaan mulai dari senam, bersih-bersih dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya. “Catatan mereka sudah lengkap, jadi kalau mengulangi bisa ditindak lebih tegas nanti,” katanya.
“Hanya saja, sepeda motor mereka masih ditahan dan akan ditunggu sampai hari Senin untuk melengkapi surat-suratnya,” lanjutnya.

Baca Juga:   Wearpack KW Di Adegan Sinetron Anak Jalanan Ini Jadi Lelucon

Sekadar diketahui, dalam laga Arema melawan Madura United di Bangkalan tadi malam, para kelompok anak muda kembali melakukan kerusuhan pelemparan batu ke pengendara dan polisi yang berjaga di sekitar Jembatan Suramadu.

Sehari sebelumnya, mereka sempat menutup akses Suramadu untuk sweeping kendaraan Plat N yang akan masuk ke Madura.

roda2blog di sosial media

3 Komentar

  1. Sebenarnya langkah membekukan PSSI kmaren tuh masih kurang, seharusnya Liga bola nasional sekalian diembargo. Cukup dibikin liga-liga lokal aja. Jadi kalau rusuh, cukup berantem antar kampung aja, ga perlu massif kayak gini

Tinggalkan Balasan