Pengguna Jalan di Malaysia Semakin Stres, Indonesia Malah Makin Bahagia

Baru-baru ini Ford melakukan survei tentang kenyamanan masyarakat kota-kota besar di ASEAN dalam berkendara di jalan raya. Dalam survei tersebut menemukan Pengguna Jalan di Malaysia Semakin Stres, saat perjalanan pulang pergi menuju tempat beraktivitas karena padatnya lalu lintas.

R2B intip dari Motortrader, Jumat (20/5/2016), 37 persen dari 1.050 responden di Malaysia menilai perjalanan mereka semakin parah. Hanya 30 persen yang mengatakan perjalanan mereka semakin baik. Sementara sisanya (33 persen) mengaku  biasa saja, tak merasakan perubahan sama sekali.

Jika diitung berdasarkan lama perjalanan. 55 persen dari responden merasa menghabiskan waktu di jalan lebih lama dibanding tahun lalu. Hanya 17 persen yang mengaku mengalami penurunan durasi berkendara. Sementara 27 persen merasa hampir tidak ada yang berubah.

Baca Juga:   Dapat Orderan Nabi Muhammad, Driver Ojek Online Lapor Ke Polisi

jalan di malaysia
Bagaimana dengan Indonesia? Dalam riset yang sama, Ford mengungkap penduduk Indonesia justru merasa komuter mereka semakin baik terutama penggunan angkutan publik yang merasa jarak tempuh semakin cepat. Sedangkan pengguna transportasi pribadi, sama saja.

Hasil ini juga ditemukan di India dan Vietnam. Sementara di Taiwan dan Korea Selatan, lebih dari separuh responden mengatakan kalau tidak ada perubahan berarti dalam kualitas perjalanan mereka.

Total, ada 12.619 responden yang turut serta dalam survei yang dilakukan sejak Januari lalu. Ford menggunakan data-data ini untuk membangun sistem Smart Mobility yang saat ini masih dalam proses riset dan pengembangan.

Tinggalkan Balasan