Adhis Prihantara Sopir Avanza Maut Di Tugu Jogja Pernah Terlibat Kecelakaan Maut Sebelumnya

Foto profil Adhis Prihantara di Facebook

Adhis Prihantara sopir Avanza maut di Tugu Jogja, dicurigai pernah terlibat kecelakaan Maut sebelumnya. Nama Adhis Prihantara pernah menggemparkan kota Purwokerto tahun 2013, karena menyebabkan kecelakaan maut yang sangat sadis. Seorang Bapak dan anaknya tewas seketika ditabrak olehnya.

Kondisi jenazah ke dua korban sangat mengenaskan, hingga kini salah satu kaki korban tidak ditemukan atau hilang. Diduga saat terjadi tabrakan kakinya putus dan terjatuh ke Sungai Logawa, karena peristiwa tabrakan dekat jembatan Sungai Logawa.

Korban tewas dalam kejadian itu atas nama Sobirin (49) bersama anaknya Budi Priyono (25), warga Desa Tamansari RT 05/01, Kecamatan Karanglewas, Banyumas. Mereka berdua ditabrak Daihatsu Taruna yang dikemudikan Adhis Prihantara di Jalan Jend Sudirman Barat, Kelurahan Rejasari, Kecamatan Purwokerto Barat, Senin (13/5/13) pukul 3.30 WIB.

Berdasarkan penelurusan r2b, dari dokumentasi berita pikiran-rakyat.com. Saksi mata Supandi (40), warga Kelurahan Rejasari, Kecamatan Purwokerto Barat menuturkan, sekitar pukul 3.00 melihat mobil Daihatsu Taruna dari arah timur atau Purwokerto dipacu dengan kecepatan tinggi menuju ke arah barat.

Daihatsu Taruna itu dikemudian Adis Prihantara, warga Kelurahan Rejasari, Kecamatan Purwokerto Barat. “Karena masih sangat pagi jalanan masih senyap, sehingga leluasa untuk memacu kendaraannya, kecepatannya kemungkinan antara 80-100 km per jam. Sangat kencang,” kata Supandi.

Ketika Daihatsu akan memasuki jembatan Sungai Logawa tiba-tiba oleng ke jalur kanan. Pada saat bersamaan datang sepeda motor Suzuki Smash warna biru bernomor polisi R 2294 AA yang dikendarai Sobirin bersama anaknya yang membonceng.

Pengemudi mobil tidak mampu mengendalikan kendaraanya, sementara jarak antara kedua kendaraan semakin dekat sehingga tabrakan tak terhindarkan. Benturan dua kendaraan sangat keras mengakibatkan pengendara sepeda motor terpental beberapa meter dan membentur pintu toko.

Sepeda motor yang mereka kendarai hancur. Sementara kendaraan Daihatsu Taruna setelah terjadi tabrakan masih melaju kencang dan baru berhenti setelah terbentur tiang listrik. Namun pengendara mobil hanya luka lecet di pelipis. Ketiga korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Islam (RSI) Purwokerto.

Dalam kejadian di simpang Tugu Jogja, Adhis mengalami luka di kepala. Saat ini dia tercatat bekerja di Perusahaan Rokok PT. Djarum sebagai Branch Manager Promotion.

Jika benar terlibat kecelakaan sudah dua kali, apalagi sampai menewaskan korbanya. Wah harus bisa dipastikan agar doi tak lagi bisa mengendarai mobil selamanya. Karena bisa jadi kemungkinan, ini bukan nasib tapi bakat terpendam.

Foto profil Adhis Prihantara di Facebook
Foto profil Adhis Prihantara di Facebook

roda2blog di sosial media

6 Komentar

  1. Di amerika jangankan nabrak..ketahuan mabok sambil berkendara..sim dicabut trs dilarang berada di belakang setir lagi..
    Disini udah pernah matiin orang masih bisa naik mobil lagi…

  2. Masukkan daftar black list bagi orang yang menabrak sampai cacat atau meninggal di catat di catatan kepolisian RI. Dan yg paling penting di penjara seumur hidup karena menghilangkan nyawa orang lain

  3. Dulu pernah nabrak orang waktu kuliah gara2 ngejar motor teman, untung korban cuma terkilir jari kelingking. Habis itu pok kapok trauma, selalu hati2 di jalan.
    Heran ini orang, udah nabrak mati dua orang, bebas bui (pasti fulusnya banyak), skrg korban yg ditabrak dua kali lipat.
    Plus kejadiannya di tugu… Tugu itu sakral bagi org jogja. Spt hrs jaga ucapan kalu di daerah tugu, jgn misuh, ntar ada kejadian gak enak. Pernah juga kenalan teman yg org indigo bilang di tugu itu banyak sesuatu, ada kejadian di masa lalu. Kasian korbannya. RIP.

1 Trackback / Pingback

  1. Tabrakan Maut di Simpang Tugu Jogja, Wisatawan Selfie Tewas Ditabrak - roda2blog

Tinggalkan Balasan