Lemot di MotoGP, Honda Salahkan ECU

Motor-motor besutan Honda menjalani laga motoGP musim ini dengan kurang kompetitif. Baik tim pabrikan maupun tim satelit. Fakta ini jelas nyessek karena performa pabrikan lainnya justru makin berkembang dengan ECU yang seragam, bahkan Suzuki mampu bersaing di grid depan.

Honda Racing Team, HRC, beralasan bahwa ECU dengan software yang seragam tersebut tak memberi performa maksimal pada mesin mereka. Wheleh, bahkan tim satelit lebih merana.

Sebut saja Cal Crutchlow, pembalap dari tim LCR Honda menjalani musim ini dengan buruk. Ia telah terjatuh sebanyak empat kali dari enam balapan yang digelar. Ia mengakui bila saat berada di tim satelit Ducati atau Yamaha dapat dengan mudah menyalip pembalap lain, sesuatu yang sulit ia lakukan di Honda.

Baca Juga:   Alex Noerdin Kejar Tilke ke Jerman Demi MotoGP 2019 Palembang

“Entah bagaimana kami butuh cara untuk membuat perangkat elektronik bekerja lebih baik, karena masih kurang pengetahuan untuk software baru. Saya pikir kami masih memiliki kesempatan untuk membuat motor lebih halus, lebih stabil, terutama pada kontrol traksi,” kata Pedrosa pada Autosport.

Pedrosa menambahkan bila Honda telah menguji motor terbaru memakai setelan ECU hasil pengembangan musim lalu. Sayangnya, kemampuan motor masih belum maksimal sekalipun software ECU lebih baik.

“Tentu saja software lama lebih baik, tapi beberapa permasalahan pada motor kurang lebih masih tetap sama. Komponen elektronik dapat membantu kami untuk menutupi beberapa kelemahan mesin,” kata pembalap Spanyol itu.

ECU Motogp
Penampakan ECU pada motor MotoGP

roda2blog di sosial media

Tinggalkan Balasan