Valentino Rossi Sedang Jungkir Balik, Dari Rain Master Hingga Hujatan

Dulu Valentino Rossi adalah rain master, sang penakluk hujan. Jika lintasan basah, bisa dipastikan Rossi akan berjaya. Fans MotoGP pasti masih ingat, bahwa Rossi baru bisa naik ke podium bersama Ducati hanya ketika lintasan basah karena hujan. Tapi di musim 2016 ini, yang sampai sekarang banyak dihiasi lintasan basah justru Rossi malah melempem.

Dunia terasa banget cepat sekali berputar jungkir baliknya. Akhir musim kemarin Rossi dipuja-puja sebagai “People Champions” walau yang juara Lorenzo, sekarang di gelaran GP Sachsenring Jerman, Rossi malahh dihujat oleh sebagian penggemarnya karena dianggap keras kepala mengabaikan permintaan kru mekanik untuk mengganti motor.

Pada lap ke-17, saat lintasan mulai kering. Marquez menjadi pembalap pertama yang mengganti motornya. Dan Rossi belum mengganti motornya, ya sepertinya Rossi ingin mengamankan posisi dulu dengan menyalip Barbera untuk merebut posisi kedua.

Baca Juga:   Nama-nama Satuan TNI AD

Tim Movistar Yamaha sudah meminta Rossi mengganti motornya pada lap ke-20. Namun pembalap berusia 37 tahun tersebut belum mau masuk pit, Rossi memilih untuk mengejar Dovizioso yang juga belum mengganti motornya.

Di pit, tim Movistar Yamaha mulai kesal dengan sifat keras kepala Rossi. Selain Rossi dan Dovizioso, Cal Crutchlow, Barbera dan Miller juga belum mengganti motornya. Mereka terlibat persaingan seru.

walhasil, lintasan semakin kering, Marquez semakin ngacir karena motor dan banya semakin panas. Lagi-lagi Rossi makin tertinggal dari MM93 dalam perburuan gelar.  Marquez berhasil memenangkan balapan MotoGP Jerman. Sementara Rossi berada di urutan kedelapan.

Saat ini tekanan mental yang dialami Rossi sangat berat. Setelah gagal tipis musim lalu, lha kok musim ini Rossi malah ancur-ancuran. Apakah bisa bangkit lagi mengejar MM93 dengan beda poin 59?

Baca Juga:   Era Blowjob, Status Facebook Yang Abal-abal Pun Jadi Artikel Penebar Gosip.

 

roda2blog di sosial media

1 Komentar

Tinggalkan Balasan