Bajaj Dilarang Melintas Komplek Kantor Kementerian Karena Jelek

Kepala Suku Dinas (Kasudin) Perhubungan dan Transportasi Jakarta Pusat Harlem Simanjuntak mengatakan, pelarangan bajaj untuk melintas di Jalan Medan Merdeka Barat dan Jalan Medan Merdeka Utara bukan hanya untuk menghilangkan kemacetan. Pelarangan dilakukan juga lantaran menimbang aspek keindahan.

<

p style=”margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding: 0px; border: 0px; font-family: Helvetica, sans-serif, ‘Titillium Web’; font-stretch: inherit; vertical-align: baseline; color: rgb(34, 34, 34); background-color: rgb(255, 255, 255);”>Menurutnya, kedua jalan itu merupakan akses utama menuju kantor kementerian. Apalagi di Jalan Medan Merdeka Utara terdapat Istana Negara yang merupakan simbol negara.

<

p style=”margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding: 0px; border: 0px; font-family: Helvetica, sans-serif, ‘Titillium Web’; font-stretch: inherit; vertical-align: baseline; color: rgb(34, 34, 34); background-color: rgb(255, 255, 255);”>”Jadi enggak enak dilihat juga kalau ada bajaj yang lalu lalang atau malahan ngetem persis di depannya,” ujar Harlem di kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Selasa, 19 Juli 2016.

Baca Juga:   Tradisi Lebaran Kupatan dan Balon Udara

<

p style=”margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding: 0px; border: 0px; font-family: Helvetica, sans-serif, ‘Titillium Web’; font-stretch: inherit; vertical-align: baseline; color: rgb(34, 34, 34); background-color: rgb(255, 255, 255);”>Saat ini, menurut Harlem, penerapan larangan itu masih dalam tahap pengkajian dan sosialisasi. Penerapan larangan tersebut akan diberlakukan jika rambu larangan di masing-masing simpang jalan protokol tersebut telah terpasang.

<

p style=”margin-right: 0px; margin-bottom: 1.2em; margin-left: 0px; padding: 0px; border: 0px; font-family: Helvetica, sans-serif, ‘Titillium Web’; font-stretch: inherit; vertical-align: baseline; color: rgb(34, 34, 34); background-color: rgb(255, 255, 255);”>Yaa beginilah klo aparat pemerintahnya perlentee. Belum bisa menyediakan transportasi yg layak, transportasi rakyat dianggap penyakit. Padahal rakyat taat bayar pajak.

roda2blog di sosial media

Tinggalkan Balasan