Freddy Budiman Termasuk Wali, Berikut Bukti Karomahnya

Freddy Budiman gembong narkotika kelas kakap itu akhirnya dihukum mati. Sosoknya dalam 2 tahun terakhir ini menyita perhatian publik karena penampilanya yang mirip ustadz padahal dulunya dia benar-benar bergaya mafioso. Bahkan di beberapa bulan terakhir ada isu desas-desus bahwa harta kekayaan Freddy di luar penjara sudah diberikan untuk gerakan ISIS di Indonesia. Ahh entahlah i dont  care …. tentang itu  saya curiga bahwa si Freddy ini jadi obyek pesakitan seperti Lester McKenna dalam film Half Past Dead. 

Saat ini saya benar-benar ngiri dengan cara Freddy Budiman mati. Jika bisa,  saya seperti protes pada Allah, kenapa orang seperti dia mendapat hidayah ? kenapa orang seperti dia mendapat karomah ?
Hidayah adalah petunjuk dari Allah agar manusia bisa bertobat lalu bisa hidup di dalam iman dan islam secara kaaffah. Ciri-ciri orang mendapat hidayah adalah, mati dalam keadaan “yang baik” atau khusnul khatimah. 

Baca Juga:   Remot TV Mati???

Hidayah ini adalah murni 100% pemberian dari Allah. Allah yang menentukan siapa yang berhak mendapat hidayah dan tidak. Manusia sama sekali tak bisa meraih hidayah dengan usahanya sendiri, walau nyebrangi lautan, melintasi angkasa, sampai masuk lorong semut pun … tak bakal dapat hidayah jika Allah tak memberi.

Nahhh disitulah hatiku protess … lalu kenapa Freddy dapat hidayah?. 

Bahkan Freddy juga diberi karomah  yaitu tahu kapan dia akan mati. Para ulama sepakat, selain para Nabi hanya para wali-wali Allah yang diberi tahu kapan akan mati. Inilah yang disebut karomah para waliyullah. 

Saya lalu membandingkan Freddy dengan Santoso. Sosok yang katanya pemimpin mujahidin itu, tidak tahu kapan dia mati. Lha kok ini mantan gembong Narkoba malah tahu kapan matinya?. Penting!!! saya tidak menilai Freddy lebih baik dari Santoso!!! hanya saja Freddy lebih baik dalam menyiapkan diri menjumput mati karena tahu tanggal-nya.

Baca Juga:   Truk Pengangkut Motor Mewah Berbahan Plastik Terguling di Pantura

Sekali lagi, soal hidayah adalah keputusan Allah. 

Saya simpulkan bahwa Freddy adalah orang yang sangat beruntung. Di akhir hayatnya mendapat hidayah lalu diberi “karomah” mengetahui kapan mati-nya , dia tahu persis waktu nya sehingga bisa mengucapkan kalimat takbir di ujung nafasnya.

Padahal sering didapati, ada orang-orang yang sudah bergelar haji malah mati di pangkuan pelacur. Mereka menjemput hidayah habis puluhan juta malah berakhir tragis. 

Sedang Freddy? semua karena sifat Ar-Rahman Allah. Sooo … yaa sebaiknya kita ini jangan malas membaca surat Ar-Rahman, agar kita mendapat akhir hidup yang khusnul Khatimah.

Saya nulis ini karena hampir saja mati.

roda2blog di sosial media

7 Komentar

  1. sebenarnya freddy gak tau kapan akan mati, lha wong vonis mati di tahun 2013, tapi gak mati-mati sampai 3 tahun. udah matipun menuju ke alam penderitaan. udah meracuni dan merusak otak jutaan manusia.

Tinggalkan Balasan