Suzuki Tutup Pabrik di Malaysia

Dilaporkan oleh situs Asian Nikkei, bahwa pabrikan Suzuki akan menutup pabrik produksinya di Malaysia. Hal ini karena penjualan Suzuki Malaysia terus menurun. 

Total penjualan Suzuki di tahun 2015 hanya 8.000 unit saja. Turun 50% jika dibandingkan tahun 2014 yang mencapai 18.000 unit. Tahun 2016 yang berjalan ini, penjualan Suzuki juga terus menurun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pabrik Suzuki di Malaysia sebenarnya hanya memproses CKD untuk motoe-motor skutik dan bebek yang berasal dari produksi Indonesia. Sesuai regulasi ketat di Malaysia, motor ber-cc kecil tidak boleh dijual dengan impor secara utuh dari negara asalnya, harus dalam bentuk pretelan untuk dirakit kembali.

Ditutupnya pabrik perakitan di Malaysia, Suzuki tetap akan memasarkan motor kecil, skutik dan bebek meski harus jual dengan harga yang lebih mahal karena beban pajak. Sedangkan untuk produk Moge-nya, Suzuki tetap optimis bakal lebih laris lagi dan tetap impor secara CBU dari Jepang.

Baca Juga:   Tiru Mobil Timor era Soeharto, Jokowi akan jadikan Proton Malayasia sebagai Mobil Nasional. Memalukan!

Motor-motor Suzuki terutama moge tetap banyak digemari di negara-negara Eropa terutama di Inggris. Tahun 2016 ini, Suzuki mematok target menjual 1,6 juta motor dari berbagai tipe. Yaa walaupun penjualan Suzuki di negara-negara ASEAN sedang merosot jatuh, tapi pasar Suzuki di China terus merangkak naik.

Di Indonesia? banyak loyalis Suzuki yang sedang menanti motorsport 150cc bermesin Satri FUFI. Jika Satria FuFi kurang laris, yaa itu karena banyak penggemae satria yang menunggu motorsport Suzuki.

roda2blog di sosial media

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan