Alasan Mobil Korban Banjir Tidak Terkover Asuransi

Banjir yang terjadi di Kemang, Jaksel beberapa hari lalu, tak hanya menyisakan mobil terendam saja. Tapi juga keruwetan soal klaim asuransi. Banyak yang merasa sudah punya asuransi, tapi ternyata kok tidak diganti.

Sudah bayar iuran premi tiap bulan, giliran klaim kok susah sekali. Bila anda belum faham soal cara kerja perusahaan Asuransi dalam mendapatkan untung, sebaiknya nonton dulu film “The Incredible”.

Asuransi mobil ada dua macam, 

1. TLO atau Total Lost Only. 
Asuransi tipe ini hanya mengkover ganti rugi jika mobil anda hilang. Sedangkan rusak berat, penyok, terendam banjir gak akan diganti. Kan mobilnya masih ada …

2. All Risk.
Yang tipe ini mengkover semua kerugian mulai dari penyok, kaca pecah, ban mbledoz semua akan diganti. Tapi jika kerendem banjir? belum tentu mau ganti rugi. Biasanya perusahaan Asuransi ngeles, bahwa dalam perjanjian, musibah tragedi alam dan huru-hara tidak termasuk dalam coverage … hehehe. Modyar tenan!!
Disinilah letak penting pengetahuan dari asuransi yang dipakai. “Coba cermati dulu asuransinya. Apakah ada perluasan tidak, hanya comprehensive (kerap disebut all risk-red) atau justru TLO (total lost only),” sebut Laurentius Iwan, Head of Communication and Event Asuransi Astra (Garda Oto-red). 

Baca Juga:   Terjadi Lagi, Saat Turing Hobi Foto Bareng Cewek Sampai Rumah Motor Dirusak Istri

Perluasan yang dimaksud seperti kejadian alam (gunung meletus, tsunami, banjir, dan lainnya) serta juga huru hara. 

Berdasar kejadian banjir di Kemang, Jaksel beberapa hari lalu, jika mobil yang terendam memiliki perluasan asuransi tentang banjir maka akan diganti oleh pihak asuransi. 

Tentu sesuai perhitungan dari pihak asuransi, apakah perbaikan atau penggantian utuh.

Namun, jika tanpa ada perluasan asuransi banjir, maka klaim dari pemilik mobil sudah pasti ditolak. Asuransi tidak akan mengganti kerusakan yang diderita. 

Patut dipahami juga mengenai penggantian utuh dari pihak asuransi. Penggantian yang dimaksud bukanlah unit baru, tapi berupa uang tunai. 

Itupun setelah pihak asuransi menilai kondisi mobil sesaat sebelum kejadian. Jadi, akan dilihat harga pasar mobil tersebut saat kejadian. Penggantian uang tunai sebesar 100 persen.

roda2blog di sosial media

2 Komentar

  1. TLO termasuk rusak berat hingga 75-85% (tergantung asuransinya), komprehensif dengan perluasan AOG (Act of God) tidak serta merta menjamin kerusakan akibat banjir, akan ditelusuri dulu penyebabnya, kalau kaya kasus kemang ya diganti..
    Jangan lupa, asuransi tidak mengganti 100% uang, karena ada yang namanya deductible (resiko sendiri) yang harus ditanggung oleh tertanggung..

    suwun lek, jadi inspirasi nih..

Tinggalkan Balasan