Tanggapan ICMI Soal Mantan Presidennya Jadi Pengikut Kanjeng Dimas

Salah satu mantan Presiden Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) 2005-2015, Marwah Daud Ibrahim diketahui sebagai pengikut Dimas Kanjeng Pribadi, Kiai palsu yang mengaku bisa menggandakan uang secara instan. 

Apa tanggapan ICMI? Saat dimintai tanggapannya, Sekjen ICMI Jafar Hafsa enggan berkomentar.

“Ya kalau sudah dibilang kayak begitu (percaya), ya mau bagaimana lagi? Saya tidak mau berkomentar hal itu,” kata Jafar seperti dilansir detikcom, Selasa (27/9/2016).

Jafar sendiri mengaku tidak percaya dengan bualan Dimas Kanjeng yang mengaku bisa melipatgandakan uang dalam waktu singkat. Dia menilai ada sebagai sebuah kebohongan.

“Itu kan seperti cerita bahwa ada yang bisa menggandakan uang. Pada realitanya kan tidak ada seperti itu,” katanya.

Baca Juga:   Akhirnya, bisa ngadopsi kucing jugaa

Jafar menyebut, masyarakat harus lebih berhati-hati dalam menilai suatu hal yang sangat menggiurkan seperti yang ditawarkan Dimas Kanjeng. “Supaya nasyarakat hal-hal seperti ini tidak mempercayainya, tidak mudah dapat dilaksanakan hal-hal seperti itu, menggandakan uang. Yang ada itu mencetak uang palsu, setelah itu dibelanjakan,” kata Jafar.

roda2blog di sosial media

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan