Dimas Kanjeng Ditest Menarik Uang Ghaib Oleh Polisi, Ini Hasilnya

Dimas Kanjeng disuruh polisi untuk mengeluarkan uang dari tubuhnya seperti kata Ilmuwan ICMI Marwah Daud dan terekam di video yang banyak tersebar di Youtube.

“Ternyata tidak bisa. Alasannya, butuh waktu setahun untuk mengeluarkan uang,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Setiadji saat jumpa pers.

Karena itu, selain kasus pembunuhan seperti yang sedang disidik saat ini, polisi membidik Dimas Kanjeng dengan kasus penipuan.

Polisi mempersilakan semua yang merasa menjadi korban untuk melapor.

Selama ini, jelas Anton, sudah ada beberapa orang yang melapor, tapi kemudian menarik laporannya. “Mungkin mereka malu,” ujarnya.

Menurut Kapolda, kasus yang penipuan Dimas Kanjeng ini adalah penipuan terbesar yang pernah ada dengan nilai uang Trilliunan.

Polisi juga menemukan ada bungker yang penuh uang di Padepokan. Polisi belum berani mengutak-atik uang itu. Yang dilakukan baru memasang garis polisi. Karena menunggu Bank Indonesia (BI) untuk meneliti uang-uang tersebut, asli atau palsu.

Baca Juga:   Galang Hendra Juara di World Supersport 300 Seri Ceko

Uang tersebut dihimpun dari para pengikut yang datang dari berbagai penjuru tanah air, dari Sulawesi, Sumatera, Kalimantan, dan Pulau Jawa.

Bahkan ada beberapa korban menyetor uang hingga ratusan miliar.

“Bu Najemiah dari Makassar itu menyetor Rp 150 miliar hingga Rp 200 miliar,” ucapnya. Najemiah Muin, nama perempuan tersebut, akhirnya meninggal sebelum uangnya kembali.

Sementara itu, politisi senior Marwah Daud Ibrahim yang jadi santri Padepokan, tetap yakin bahwa Dimas Kanjeng Taat Pribadi memiliki kemampuan menarik uang.

Marwah melalui MetroTV bahkan menantang agar dibuktikan di depan presiden Jokowi bila perlu disiarkan langsung.

Marwah Daud mengaku sudah tiga kali melihat kemampuan Dimas Kanjeng menghadirkan uang.

Baca Juga:   Setelah Membeli Anjing Pitbul seharga 9 Rupiah, Pria Ini diserang si Anjing sampai kepalanya putus

Yang pertama uang keluar dari tangannya, kedua uang muncul di peti yang awalnya kosong, dan ketiga uang bertumpuk di ruangan yang sebelumnya kosong.

“Demi rasul saya melihat sendiri. Dan di dalam ruangan kosong kemudian di kunci lalu beliau ditutup, nggak ada orang lain dan beberapa lama kemudian ada uang,” jelas dia.

“Awalnya saya juga nggak percaya, tapi saya lihat dengan mata kepala sendiri. Saya ini orangnya rasional, ya tapi kalau Allah berkehendak,” tegas pendiri ICMI yang juga aktif di Habibie Center ini.

roda2blog di sosial media

4 Komentar

  1. kalau dia bisa bikin uang kertas artinya itu uang palsu, bisa dicek nomor serinya. nah kalau dia ngambil uang orang lain artinya mencuri. kecuali dia bisa ciptakan emas dan perak, baru deh gak melanggar hukum.

  2. Marwah Daud belum nonton film “NOW YOU SEE ME” sih. Coba deh nonton, bagaimana para pesulap handal “memindahkan” uang dari salah satu bank di Prancis ke panggung pertunjukan di Inggris…

Tinggalkan Balasan