Yamaha Mio Z Makin Laris Sales Sumringah

Pelan tapi pasti Yamaha Mio M3 yang sekarang sudah berubah jadi Mio Z mulai laris dan diminati masyarakat. Dari pantauan di jalan raya, sekarang ini lebih mudah menemukan Mio Z daripada Supra GTR 150 … ehh salah keless.

Setiap nongkrong di warung kopi dan ketemu sales motor Yamaha, R2B selalu mendapati wajah-wajah mereka penuh semangat dan keyakinan, bahwa Mio Z akan semakin di depan, eh semakin banyak orderan. 

Dalam term marketing, ada istilah titik jenuh konsumen. Sebagus apapun dan sesempurna produk itu, pasti kena. Dan seperti Honda Beat  dihinggapi “titik jenuh”, Honda lagi, Honda lagi. 

Honda bukanya tak menyadari, mereka sadar dan tahu benar. Makanya lifecycle Honda Beat dibuat cepat, kurang dari 2 tahun ganti model. Termasuk membuat varian baru, Beat Pop. 

Baca Juga:   Nunggak Pajak Kendaraan, Bisa Dipenjara 6 Bulan di Jakarta

Cuma menurut R2B, bukan desainya yang bikin orang bosen. Tapi nama “Beat” itu yang peak. Terbukti, di beberapa daerah yang laris manis justru Scoopy dan Vario 100cc, bukan Beat.

Desain Yamaha Mio Z sendiri tiba-tiba memang mendadak ganteng setelah Honda Beat versi 2016 keluar. Bukan berarti desain Beat 2016 jelek, tapi desain terbaru itu malah membuat Mio Z lebih mirip Honda Vario 125/150c. Istilahnya ganteng mendadak. 

Nahh jika Honda Beat Pop tidak mengalami perubahan desain. Besar kemungkinan Yamaha Mio Z akan tambah laris. Iming-iming mesin 125cc dan desain yang cakep. Kan lumayan klo diadu di jalam raya, sama-sama sekelas.

roda2blog di sosial media

3 Komentar

Tinggalkan Balasan