Helm Harusnya Diberi Nomer Seri Sebagai Bukti Kepemilikan

Helm saat ini menjadi favorit para maling, selain karena harganya yang menggiurkan juga karena paling gampang dicuri. 1 helm INK/KYT open face bekas bisa dibandrol 150-200rb. Sedangkan yang full face bisa sampai 300rb.

Pelaku maling helm ini justru kebanyakan adalah usia pelajar. Seperti yang tertangkap di tempat parkir RS Moewardi di Solo ini. Jiann nggemesin polll.

Yang aneh kok belum pernah denger berita ada penangkapan penadah helm curian ya?.

Contoh dua foto dari penjual online di facebook di wilayah Solo ini, saya curiga dia penadah helm curian. Bayangken, lokasi tempat foto sama tapi dagangan helm selalu ganti-ganti.

Berikut ini fotonya:

Untuk menangkal pencurian helm, harusnya tiap helm diberi nomer seri dan nota pembelian yang didalamnya tertera nomer seri, bisa dijadikan alat bukti kepemilikan yang sah. Atau bila perlu, produsen helm memberi Kartu Tanda Pemilik Helm.

Baca Juga:   BMW Seri 1 Menabrak Dinding Dengan Sempurna

Fungsinya, jika sewaktu-waktu hilang, pemiliknya bisa lapor ke Polisi dengan membawa bukti. Dan polisi juga punya alat bukti untuk menjerat penadah penjual helm bekas.

Belum pernah denger kan ada penadah helm bekas ditangkap polisi?

Polisi juga membuat edaran ke toko-toko helm agar tidak menjual helm bekas yang nomer seri-nya hilang/dihapus. Jika nekad, tangkap aja pemilik tokonya. 

Pengalaman pribadi saya, Helm KYT Runner2 yang hilang dicolong maling, saya temukan ada di toko helm yang letaknya hanya 500meter dari TKP hilangnya helm. Pas ditanya bla-bla, katanya dia dapat dari pelajar yang tukar tambah. 

Sayangnya, saya gak punya tanda bukti kepemilikan atas helm itu. Yo wiss mlengoss. 

roda2blog di sosial media

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan