F1 Sepi Penonton, Sirkuit Sepang Malaysia Pengen Berhenti Jadi Tuan Rumah

F1 Sepang makin sepi penonton.

Makin turunya rating balapan F1 di televisi juga berimbas pada turunya penonton yang datang ke sirkuit. al tersebut dirasakan oleh Sirkuit Sepang Malaysia. Pemerintah Malaysia pun mempertimbangkan untuk tak lagi menjadi tuan rumah balapan mobil Formula 1, GP Malaysia.

Jika diperhatikan, gelaran F1 memang lebih menjual sisi eksotisme sirkuit daripada ajang balapanya sendiri. Makanya sirkuit-sirkuit konvensional tidak menawarkan “pelesiran” sepi penonton. Tapi sirkuit yang menawarkan “turisme” seperti Monaco, Singapura dan Abu Dhabi bisa tetap menarik penonton. Karena jika penontonya jenuh nonton balapan semut, mereka bisa melirik ke indahnya pemandangan atau ngloyor pergi jalan-jalan ke Ferrari World.

CEO Sirkuit Sepang, Datuk Ahmad Razlan Ahmad Razali mengatakan, gelaran F1 di negaranya ternyata sudah tak lagi memberikan keuntungan yang berarti pada saat ini. Hal tersebut berbanding terbalik dengan gelaran MotoGP.

Baca Juga:   BMX Back to Bike

Razlan mengatakan, penjualan tiket untuk F1 pada 2 Oktober lalu hanya mencapai angka 60 persen. Sementara untuk MotoGP yang akan digelar akhir pekan ini, tiket sudah habis terjual.

“Mungkin ini saatnya bagi Malaysia untuk rehat dari menjadi tuan rumah F1. Saya kira F1 tak lagi menarik, karena mulai didominasi oleh satu tim,” kata Razlan seperti dilansir Motorsport.

Hal senada diungkapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Khairy Jamaluddin. Menurutnya biaya untuk menggelar F1 jauh lebih tinggi ketimbang MotoGP.

“Saya kira kami harus berhenti menggelar F1. Paling tidak untuk sementara, karena biaya yang keluar untuk F1 terlalu tinggi dan pendapatan yang kami terima terbatas,” kata Jamaluddin.

Baca Juga:   Kawasaki KLX Mogok Lalu Digendong Honda Blade di Bromo

“Saya pikir ada beberapa alasan lain mengapa kami lebih baik menggelar MotoGP. Pertama, biayanya lebih murah. Kedua, penjualan tiket yang baik. Terakhir, kami punya pembalap di pentas Moto2 dan Moto3,” pungkas Jamaluddin.

Sirkuit Sepang sendiri sudah sejak 1999 menggelar F1. Dimana saat ini mereka masih memiliki kontrak untuk menggelar F1 hingga 2018 mendatang

roda2blog di sosial media

1 Komentar

Tinggalkan Balasan