Seorang Pengendara Motor Tewas Tertimpa Baliho Calon Walikota Jogja

Seorang warga Jogja tewas setelah tertimpa baliho peraga alat kampanye calon walikota milik KPUD Kota Yogyakarta. Korban meninggal atas nama M Padmi Banarto, 52 th, laki-laki, karyawan swasta, alamat Kutu Dukuh no.4 rt 01 rw 28 Sinduadi Mlati Sleman, Yogyakarta.

Korban tertimpa baliho saat melintas di Jalan dr Sardjito Gondokusuman, Senin (19/12/2016) siang. Kapolsekta Gondokusuman, Kompol Eko Basunando melalui Kasi Humas Polsekta Gondokusuman, Aiptu Aris mengungkapkan, saat kejadian korban sedang berboncengan bersama anaknya Ferdiana (28) dengan menggunakan sepeda motor melintas di Jalan dr Sardjito dari arah timur ke barat. Baliho terpasang di utara jalan dengan telah miring dan nampak akan jatuh.

Kendaraan korban terus melaju dan saat melewati tepat di depan baliho tiba-tiba gambar berukuran raksasa itu roboh. Ferdiana tak sempat melakukan pengereman dan baliho langsung ambruk menimpa bapaknya yang membonceng di belakang hingga terjatuh.

Baca Juga:   Nokia X2, dengan RAM yang lebih lega harga lebih terjangkau

Milik KPU bukan milik Partai, berdasarkan peraturan kampanye terbaru. Semua alat peraga pasangan calon kepala daerah dibuat dan ditanggung biayanya oleh KPU daerah setempat. Partai/pasangan calon dilarang memasang alat peraga kapanye, apalagi memasangnya di pinggir jalan.

Belum ada keterangan pertanggung jawaban dari KPUD Kota Yogyakarta selaku pemilik baliho.

Ini bisa menjadi perhatian bagi rekan-rekan saat melintas di jalan kota Jogja, yang sekarang penuh iklan sehingga diplesetin jadi, Jogja berhati iklan.

roda2blog di sosial media

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan