Anggota DPR Minta Telolet Dilarang

Seorang anggota DPR dari Komisi V Nizar Zahro dari Partai Gerindra angkat bicara mengenai fenomena ‘Om Telolet Om’ di masyarakat. Dia meminta agar sopir bus atau bus yang dilengkapi klakson telolet ditindak oleh Polisi.

Nizar mengingatkan membunyikan klakson dengan menyalahi peraturan perundang-undangan sangat membahayakan di jalan raya. Menurut dia sesuai undang-undang 22 tahun 2009 klakson bus, mobil, motor dibunyikan hanya untuk peringatan. 

Nizar juga mengatakan bahwa itu merupakan kebiasaan buruk yang tidak usah ditiru. Pihaknya memohon kepada polda agar memasang spanduk larangan terhadap anak-anak karena membahayakan kesalamatan dan mengganggu.

Kontan aja celotehan ini dikomentari negatif. Beberapa diantara menghujat pak dewan tersebut yang bukan kerja malah ngurusin hal yang remeh temeh begini. 

Baca Juga:   Setelah Membeli Anjing Pitbul seharga 9 Rupiah, Pria Ini diserang si Anjing sampai kepalanya putus

Bukanya kenapa mengapa, saya kok setuju dengan tulisan Eyang Edo berikut ini. 

Telolet adalah bagian dari hiburan rakyat. Anggota dewan urus domain lain aja, misalnya bagaimana caranya agar BBM turun harganya dan daya beli masyarakat naik lagi. 

  (tribun-dis)

roda2blog di sosial media

1 Komentar

Tinggalkan Balasan