Di India Sari Guard Wajib, Di Indonesia Ketengkas Dilepas

Indonesia dan India memiliki kebudayaan yang mirip. Bisa diklaim, tanpa bantuan peradaban India pada zaman Kerajaan Kutai, Sri Wijaya, Mataram dan Majapahit mungkin Indonesia saat ini masih “primitif” seperti negara-negara kepulauan di wilayah pasifik. Kali ini mimin mau bahas soal fitur keselamatan ketengkas atau tutup rantai. Soal sejarah mimin bahas di blog sebelah. 😉

Karena banyak kesamaan peradaban India-Indonesia. Maka cara berpakaian pun banyak samanya juga, kalau laki-laki pakai sarung. Sedang perempuan memakai kebaya yang mirip baju perempuan khas India, saree/sari. Tentunya dengan potongan bawahan yang panjang dan lebar.

Untuk menjaga keselamatan wanita di atas motor. Produsen motor di India membuat “sari guard”, untuk menghindari kain atau pakaian masuk ke rantai motor. 

Baca Juga:   Merana, Nasib Petabi Tebu dan Pekerja Pabrik Gula di Era Transisi Jokowi

Apakah asli bawaan pabrik? iya!. Walau modelnya Plug n Play. Pabrikan menyediakan dudukan baut yang bisa dibongkar pasang dengan mudah. Ini bagian dari kebijakan pabrikan untuk memfasilitasi kaum jomblo. :mrgreen:


Bagaimana dengan di Indonesia?. Motor terakhir yang pakai ketengkas seingat mimin adalah Suzuki Shogun.  Fungsinya selain melindungi rantai dari debu juga untuk mencegat kain masuk terjerat ke dalam rantai. 

Honda Astrea EX5 Dream dengan rantai tertutup ketengkas.

Adanya tutup rantai ketengkas akan meminimalisir terjadinya kecelakaan seperti ini

Korban pada foto di atas tidak memakai baju super lebar loo. 

Memahami fashion kaum wanita itu memang susah. Ada yang suka ketat, lebar, sedang sampai gak pakai baju. Nah alangkah baiknya kalau pabrikan memberi ketengkas lagi pada motor bebek demi keselamatan kaum wanita.

roda2blog di sosial media

3 Komentar

  1. tutup rantai itu bagus untuk keselamatan dan keawetan rantai, tapi sayang bamyak konsumen yang nggak suka dan ahirnya pabrikan pun meniadakan.
    Mungkin akan kembali dipasang jika pemerintah mewajibkan.

1 Trackback / Pingback

  1. Membahas soal pelumasan, selip, engine brake, performa dan kejepit belt bila pakai driving belt sinnob | Mengupas soal motor

Tinggalkan Balasan