Bocah Edyan, Ibunya Dilaporin ke Polisi Karena Enggak Boleh Lagi Naik Honda CBR150

Tukini didampingi Yusuf Istanto menunjukkan surat panggilan dari kepolisian seiring kasus yang membelitnya kemarin. Tukini dilaporkan anak kandungnya sendiri yang berinisial Har. Foto/KORAN SINDO/M Oliez

Nasib malang dialami oleh Ibu Sukini (52tahun) warga Mejobo, Kudus, Jawa Tengah. Gara-gara memarahi anak kandungnya yang suka keluyuran, dirinya dilaporkan Polisi dengan tuduhan penganiayaan.

Kasus bermulah saat Ibu Sukini memperingati anaknyanyang bernama NHPA (17tahun) pelajar kelas XII SMA yang sebentar lagi akan mengikuti Ujian Nasional.

“Saya ingatkan anak saya untuk belajar. Jangan main-main terus, jangan main gitar tapi gak didengar. Saat itu sekitar jam 18.30, 16 Februari saya cari sudah tidak ada dirumah. Lha jam 20.00 pulang ke rumah sambil bawa gitar,” kata Ibu Sukini.

Melihat hal itu si Ibu merebut gitar, merampas kunci motor biar enggak keluyuran. Eh si anak malah memaki-maki ibunya. Seketika Bu Sukini memukul si anak untuk memperingatkan dan mendidik agar menghormati orang tua.

Baca Juga:   Rekor, Klaten Akan Dipimpin Dua Perempuan

Keesokan harinya, si anak itu malah lapor polisi dengan menjerat ibunya dengan pasal penganiayaan. Bahkan si anak mengajukan 3 tuntutan sebagai berikut ini:

1. Minta ijazah SD-SMP
2. Minta agar kunci Honda CBR dikembalikan
3. Minta uang 50juta untuk biaya kuliah.

Bocah durhaka tenan. R2B sekedar berbagi kisah, beberapa tahun yang lalu tetangga R2B juga ada kasus yang sama. Anak nglaporin ibunya karena menuduh ibunya nyolong uang saku bocah tersebut. Sekarang si bocah yang punya nama gaul Gopek itu gila. Aslii 100%.

Semoga aja bocah yang di Kudus itu membaca tulisan ini.

roda2blog di sosial media

Tinggalkan Balasan