Walauh Kalah Tapi Potensi Power Honda CBR150R Mengerikan!

Akhirnya keluar hasil Dynometer tiga motor sport fairing 150cc, Honda CBR150R, All New  Yamaha R15 (R155) dan Suzuki GSX R150 di atas mesin Dynometer yang sama, di bengkel Sportisi motorsport oleh ototomifnet.com.

Dari pengukuran real power tersebut, menyatakan bahwa mesin SOHC Yamaha R15,5 menjadi yang paling powerfull dengan output power mencapai 16,33HP dan Torsi 12,58HP. 

Bwrdasarkan test otomotif.net, berikut ini hasilnya

  1. Suzuki GSX R 150 dengan maksimum power = 15,82 HP di 10.000 RPM limeternya 12.500Rpm (Torsi 12,04)
  2. Yamaha R15 V3 dengan maksimum power = 16,33 HP di 10.200 RPM limiternya 11.200Rpm (Torsi 12,58)
  3. Honda CBR 150 R dengan maksimum power = 14,77 HP di 9.200 RPM limiternya 10.800Rpm (Torsi 12,59)

Yamaha R15,5 sukses mengeluarkan tenaga paling besar. Angkat topi untuk mekanik Yamaha, mesin SOHC-nya sukses ngadalin duo DOHC. Ditambah teknologi slipper clutch Yamaha R15,5 bakal menyajikan pengalaman baru dalam mengendarai motorsport. 

Honda CBR150R udah jelas pastinya kalah telak, lha wong lebih tua usianya. Power paling kecil tapi soal torsi emang masih yang paling gede walau cuma sepersekian koma saja. 

Baca Juga:   Helm Bawaan Honda CRF150L Dianggap Terlalu Jelek

Meski kalah tapi Honda CBR150 punya potensi power yang menakutkan. Coba deh lihat skinshoot di atas. 

Kitiran Rpm Honda dibatasi limiter mentok pada angka 10.800rpm saja, kalah jauh dibandingkan Suzuki GSX R150 yang tembus sampai 12.500Rpm. Sedang Yamaha R15,5 angka batas rpm tertingginya 11.800. 

Apakah menaikkan putaran Rpm bisa menambah tenaga? tentu jawabanya iya jika motornya pakek karburator. 

Salah satu sebab motor Honda bermesin GL, baik GL Pro maupun Tiger GL200, tetap diminati adalah karena mudah dikorek untuk ditambah tenaganya. Enggak ribet. Cukup naikin Stroke-nya, lalu tambah dengan CDI Unlimiter, Korek dua lubang klepnya (in-outnya), jadilah motor herex yang menjadi raja jalanan di Jawa Timur. Teknologi sederhana yang justru sekarang bikin anak muda lebih melirik motor karbu bermesin Honda GL.

Lalu bagaimana caranya menaikkan Limiter rpm Honda CBR150R yang sudah memakai sistem injeksi dengan tambahan berbagai macam peranti elektronik?

Baca Juga:   Test Ride Honda Sonic: Body Proporsional Cocok Untuk Om-Om Yang Berkemajuan

Wah itu yang belum ane nyampe gan, tapi mungkin bisa dicoba dengan mengganti throttle body nya. Efeknya mungkin lebih boros bbm aja.

Sebagai informasi, Motor Honda 150cc mesin kode K15G (Sonic, New CB150R dan New CBR150R) memakai thottle body yang lebih kecil. Berikut perbedaanya dengan mesin K15A.

Trottle Body Old CBR150R/CB150R yang lama (mesin K15A)
Diameter 31mm dgn Fuel Rate pd 3 Bar di 136cc/min ( maximum 150cc/min @DC 0.80)

Throtlle Body SONIC 150R/ All New CB150R/All New CBR150R yang baru (mesin K15G)
Diameter 25mm dgn Fuel Rate pd 3 Bar di 120cc/min ( maximum 135cc/min @DC 0.80 ).

Kok lebih kecil? entah apa pertimbanganya. Mungkin dalam benak mekanik AHM, dikasih yang lebih kecil aja udah lebih ngacir pas masa itu, gimana klo lebih gede ya?

Kita wait n see aja melihat hasil pabrikan AHM dalam menaikkan power Honda CBR nantinya.

roda2blog di sosial media

10 Komentar

    • Yang punya warung adalah Blogger Honda, blogger honda tidak sama dg Fans boy tentunya, kalau menjurus sih iya (selain itu juga pernah bilang bahwa YBS kecewa dengan Produk Yamaha lantaran terpengaruh oleh omongan review blogger yg bilang jas, jes, joss soal produknya), dan sudah lama ane amati dan pantengin kok, konten maupun bahasan yg ditulis hampir selalu (bahkan bisa dibilang hampir pasti) menginferiorkan/menjatuhkan produk Yamaha, bahkan sekalipun jika produk yamaha teesebut ada kelebihannya juga, tapi pasti akan di counter dg perbandingan produk kompetitor. Memang tiap motor itu tentunya punya kelebihan dan kekurangan masing2, seperti matic yamaha yg kekurangannya misalnya velg geal geol ban cungkring misalnya. Intinya selain Yamaha itu bagus, kalo yamaha jelek.

        • Penulis (mungkin seperti) tidak rela bahwa kenyataan saat ini CBR 150 R current adalah paling inferior performanya walaupun DOHC. Tapi lupa kalo DOHCnya itu DOHC Overstroke, yg mana betul tenaga yg bisa dimanfaatkan maksimal 10 Ribu RPM saja, apalagi pake Roller Rocker Arm yg mana memang membantu mengurangi gesekan dg noken as tetapi kurang cocok kalo buat digeber2 terus2an di putaran tinggi. Mau bukti? CBR 1000/600RR atau even RC 213 VS pun ngga pake Roller Rocker Arm.

          Kecuali kalau Honda mau me Reborn kembali engine DOHC CBR150 lawas Thailand The Real DOHC Overbore, bore x stroke 63.5mm x 47.2 mm pasti potensi power maksimalnya akan menjadi yg paling besar diantara yg lain. Kalo CBR 150 current pake mesin tersebut, tanpa perlu cuap2 blogger amplop ane bakal tetap menjatuhkan pilihan kepadanya :). Apalagi kalau mau masang Engine CRF 150 RB, motor trail SOHC Unicam 4 Valve Real Overbore diameter piston 66mm, yg punya power sadis 17-an KW itu, bisa luluh lantak para kompetitor dikelasnya, bahkan mungkin Sang Pahlawan sebenarnya dari Yamaha kelak (DOHC with VVA) juga bakalan gak berkutik mungkin. Tapi pertanyaannya satu, para FBH dan pihak YBS apa ita mau menerima kenyataan kalo mesinnya SOHC? Ngoahaha…. XD
          IYKWIM

  1. pake piggyback kang, tp bakal lebih boros sama daya tahan terkebiri kang, kompresi tinggi, rider behaviour kebanyakan minum premium apa pertalite, yang ada ya bablas sehere kang… 😀 pabrikan ngasih motor yang sudah melalui serangkaian uji kok kang…

Tinggalkan Balasan