Michelin Dituding Memberi Fasilitas Khusus Buat Valentino Rossi

Suplier ban MotoGP, Michelin, sedang dituduh memberikan keistimewaa pada Valentino Rossi. Michelin diduga sengaja mendukung Valentino Rossi untuk meraih gelar juara dunia ke-10 di balap GP. Tuduhan ini didasarkan pada fakta bahwa pabrikan ban asal Prancis itu membawa ban tambahan keempat dengan spek yang diminta Rossi (kode #70 dengan permukaan lebih kaku) di MotoGP Argentina kemarin.

Berita itu langsung dibantah bos tertinggi Michelin di MotoGP, Piero Taramasso, dia menegaskan bahwa ban depan ekstra di Argentina kemarin, bukan hanya Rossi yang minta tapi juga sebagian besar pembalap lainya.

Penggunaan ban #70 itu akhirnya dibatalkan meski ada opsi bisa dipakai jika mayoritas pembalap menginginkannya.

Kenapa Michelin bisa dituduh begini?

Jadi sebelumnya, Valentino Rossi dan Andrea Iannone, mengeluh dengan performa ban depan Michelin dan merasa terlalu lembut saat di MotoGP Qatar 2017. Nah kemudian diam-diam michelin menyediakan ban dengan permukaan yang lebih keras untuk keduanya, diluar jatah 3 ban.

Akan tetapi, Rossi sendiri tidak menghadiri pertemuan komisi keselamatan di Sirkuit Termas de Rio Hondo. Dia sudah datang terlambat saat briefing teknis, jadi dia tidak punya pilihan selain menerima apa yang telah diputuskan.

Baca Juga:   Sekolah Ini Tetap Buka Walau Hanya Punya 1 Murid, Alat Pembelajaranya Juga Tetap Canggih

Sambil menunggu melihat apakah Michelin akan membawa atau tidak ban #70 di MotoGP Amerika Serikat, Sirkuit Austin, Texas, 21-23 April mendatang. Pabrikan ban dari Clermont Ferrand itu ingin menunjukkan bahwa niat mereka membawa #70 bukanlah untuk memberi perlakuan istimewa kepada pembalap tim manapun.

“Yang kami inginkan adalah untuk membuat para pembalap bahagia. Setelah pengujian musim dingin, hanya Rossi dan Iannone yang memberitahu ketidaknyamanan mereka dengan permukaan ban baru (2017 yang lebih lembut) dan mereka menyukai (permukaan) yang lebih kaku. Namun, dari hanya dua pembalap tadi, kami telah mengambil langkah,” tutur Taramasso seperti dilaporkan Motorsport.

“Tapi setelah balapan di Qatar, 6 pembalap lainnya telah mengatakan kepada kami bahwa mungkin ia (Valentino Rossi) benar. Jadi jumlah mereka (pembalap yang mengeluh dengan ban baru Michelin yang lebih lembut) bertambah jadi 8, terlebih mereka berasal dari tim Yamaha, Aprilia, Suzuki, serta Honda,” imbuh pria Italia itu. “Kami ingin mengambil jalan yang benar untuk pengembangan ban, tanpa perlu untuk kembali (mengulang),” tandasnya.

Baca Juga:   Video Cowok Digebukin Karena Masuk Ke Gerbong KRL Khusus Wanita

Adapun pengamat MotoGP asal Italia, Carlo Pernat, justru mencurigai adanya konspirasi untuk menjegal Valentino Rossi menjadi juara dunia MotoGP 2017. Manajer Andrea Iannone itu menilai keterlambatan pengiriman ban Michelin kepada The Doctor menjadi bukti adanya kejanggalan.

“Michelin membawa ban baru untuk dicoba di Argentina. Sayangnya, komisi keselamatan melarang seluruh pebalap menggunakan ban itu dan hal ini terasa tidak benar karena Rossi sedang mengalami kesulitan,” ujar Pernat dikutip dari Tuttomotoriweb.

“Ban yang baru datang memang tidak diperbolehkan untuk digunakan ketika balapan, tapi seharusnya pengiriman sudah dilakukan jauh hari sebelumnya. Sangat jelas ada sesuatu yang mencoba menghalangi Rossi di sini,” sambungnya.

roda2blog di sosial media

1 Komentar

1 Trackback / Pingback

  1. Salah mengartikan bisa jadi salah analisa problem ban Rossi karena carcass di ban itu bukan tekstur, daging ataupun kompon | Mengupas soal motor

Tinggalkan Balasan