Ini Alasan Kenapa Dilarang Menaruh Helm Di Atas Tangki Motorsport

Malam.sob, artikel ini kali pertama mimin rilis di Instagram @roda2blog karena ternyata belum banyak yang faham soal bahaya meletakka helm di atas tangki motor terutama di area tutup tangki lubang BBM.

Jadi begini, dalam kompisisi helm (semua jenis helm) terdapat gabus (sejenis stereofoam). Gabus ini bisa meleleh jika terkena uap dari bbm di dalam tanki.

Biasanya orang sering membuat lem dengan cara melelhkan gabus dengan bensin.

Apa hubungannya di atas tangki bensin? setiap tutup tangki motorsport punya lubang pernafasan diatas/ventilasi agar tangki BBM bisa ngocor klo karbu dan jika injeksi agar bisa disedot pompa bensin, jika kedap malah bensin tidak bisa mengalir.
Gak percaya? coba deh minum aqua gelas terus nusukin sedotanya pelan-pelan sampai gak ada lubang kecuali sedotan itu sendiri… Jika air akuanya disedot maka gelas akan mengekeret … terus disedot ya makin mengekeret..

Baca Juga:   Ini Lho Tugas Kunci Mbah Maridjan

Seperti itulah tangki motor jika gak ada lubang ventilasi. Tapi karena tangki motor terbuat dari besi, jelas gak mungkin bisa mengkeret, hanya efeknya bbm di dalam tangki gak bisa disedot. Fuel Pump akan berusaha terus2an menyedot bbm tapi gagal. Efeknya fuel pump-nya rusak.

Jika ingin membuktikan ada tidaknya ventilasi di tutup tangki. Silahkan tutup lubang kecil berikut ini dengan permen karet. Lalu nyalakan motornya, apakah bisa atau tidak.

Lubang inilah yang mengeluarkan uap bensin.

Jika helm ditaruh diatas tangki / tutup tangki juga akan beresiko terkena uap bensin dan nantinya berujung pada rusaknya lapisan steroform tersebut.

Akibatnya, bagian stereofoam dari Helm akan mengalami deformasi (perubahan bentuk dan posisi) yang akan mengurangi daya redam dan daya proteksi helm ketika bagian kepala terjatuh.

Baca Juga:   Polisi Berhak Menilang STNK Mati atau Telat Bayar Pajak Motor Tahunan, Ini Buktinya!

Fungsi Sterefoam (polystyrene) pada helm( juga disebut EPS) ini berfungsi untuk meredam energi akibat benturan yang terjadi di kepala. Lapisan tebal ini berfungsi menahan goncangan saat helm terbentur benda keras.

Jadi, sewaktu terjadi tabrakan yang bisa mengancam kepala dari benturan dengan benda keras, lapisan keras luar helm dan lapisan dalam helm memberikan tekanan keseluruh materi helm sehingga benturan tidak atau memperlambat tekanan sampai kepada kepala.

Bayangkan saja jika sterefoam pada helm tersebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya karena terjadi deformasi dan bahkan meleleh … pas ada benturan iso meleleh juga uteke cakk.

Contoh menaruh helm tidak di daerah tangki

roda2blog di sosial media

Tinggalkan Balasan