Koplak, Polisi Meledakan Mercon Hasil Sitaan 16 Rumah Ambrol dan 1 Warga Serangan Jantung

Mirip dengan kasus pemusnahan ganja dengan cara dibakar, yang artinya nyimeng bersama karena yang nonton ikutan mabuk kena asap ganja yang dibakar. Nagh kali ini, aparat Polres Kebumen bikin yang lebih heboh mereka meledakan ribuan mercon hasil sitaan selama razia bulan Ramadhan. Hasilnya mirip dengan ledakan TNT

Akibat yang ditimbulkan 1 warga terkena serangan jantung, lalu 16 rumah dan 1 masjid di sekitar lokasi pemusnahan mercon ikut rusak. Wah harusnya jadi masuk ke museum rekor Indonesia sebagai mercon terbesar ini.

Kebanyakan kerusakan rumah warga yakni kaca pecah, tembok retak serta eternit yang ambrol akibat ledakan yang ditimbulkan. 

Korban luka atas nama ibu Tahrir (50) warga Rt 03/03 dukuh Watubarut desa Gemeksekti mengalami serangan jantung dan dievakuasi ke RSUD Kebumen

Peledakan petasan besar-besaran ini mengguncang warga Desa Gemeksekti Kecamatan Kebumen sekitar pukul 11.00 WIB dengan radius getaran mencapai 3 Kilometer dari lokasi.

Baca Juga:   Om Banna Shrine, Sepeda Motor Royal Enfield Bullet 350cc yang dijadikan dewa sembahan di Kuil

“Getara yang ditimbulkan jaraknya mencapai radius 3 km dari lokasi peledakan,” kata Samin warga RT 6 RW 03 Dukuh Sumedang Desa Gemeksekti Kecamatan Kebumen yang rumahnya rusak pada bagian tembok rumahnya retak dan kaca jendela dan pintu pecah..

Menurut warga, kejadian ini berawal saat Polres Kebumen melaksanakan pemusnahan barang bukti bahan peledak petasan, Senin (19/6/2017).

Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar. Adapun lokasinya, dipilih kawasan bukit batu di wilayah Dukuh Semelang Desa Gemeksekti Kecamatan Kebumen. Sekitar pukul 11.15 WIB, itulah ledakan terjadi.

“Ledakannya keras sekali. Persis seperti bom. Saya melihat yang diledakkan itu ada 10 karung yang diledakkan,” ujar warga. jarak lokasi ledakan dengan perumahan warga sebenarnya cukup jauh. Rumah terdekat dengan lokasi sekitar 100 meter. Namun, kerusakan yang terjadi akibat ledakan tersebut mencapai radius 1 km dari lokasi.

Baca Juga:   Kronologis Mobil Kijang LGX Kecemplung Sungai Brantas, Bocah 8 Tahun Selamat

Seperti diketahui pada tahun 1976 juga pernah bahan peledak sitaan meledak di Mapolsek Kebumen (yang saat itu ada di Jl Pramuka, sebelah dengan SMEA dan Klenteng) yang mengakibatkan kerusakan bangunan Mapolsek dan bangunan disekitarnya. Bedanya dengan ledakan kali ini memang disengaja dalam rangka memusnahkan hasil sitaan selama bulan Ramadan.

Lain kali mercon atau petasan jangan langsung diledakkan pak. Disiram air dulu sampai meleleh kertasnya dan obat petasan di dalamnya cair, dijemur baru kemudian dibakar untuk mengurangi tekanan bahan mercon pada kertas agar tidak meledak tapi cuma terbakar aja.

Berikut videonya sob:

https://www.facebook.com/safaatpabrani/videos/281458342327690/

roda2blog di sosial media

Tinggalkan Balasan