Gara-Gara Kenalpot Brong, Dua Warga Bekasi Berantem Sampai Tewas

Gambar ilustrasi saja. Foto: youtube

Gegara protes dengan suara kenalpot motor milik tetangganya, Deny Andhaka Tumboimbela (36) meninggal dunia setelah berduel dengan Wiliam Tuilan (26) di Kompleks Kologad Bawah, RT 05 RW 09, Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasii. Menurut kesaksian warga, kasus ini bermula dari suara knalpot motor milik Wiliam Tuilan yang keras dan nyaring.

 

“Pelaku enggak terima ditegur sama korban, saat menyalakan motor dengan knalpot keras,” kata saksi, Yuli, Bekasi, Minggu 18 Juni 2017 seperti dilansir liputan6.com

Teguran itu rupanya berbuntut panjang. Keduanya terlibat percekcokan, hingga akhirnya Wiliam mengambil sebilah parang dan mengayunkan ke arah Deny.

“Korban langsung dibacok dan mengenai ketiak tangan kirinya. Sampai nyaris putus,” ungkap Yuli.

Baca Juga:   Ditegur Bawa Motor Racing Dan Tidak Pakai Helm, Prajurit TNI Malah Mukulin Polisi

Alhasil, bapak dua anak itu langsung tersungkur ke tanah. Ia sempat ditolong warga. Namun, saat hendak dilarikan ke Rumah Sakit Masmitra, Jatimakmur, nyawa Deny tidak tertolong lagi.

Menurut warga sekitar, Deny dan Wiliam sempat terlibat duel maut. Mereka juga sempat dilerai dan didamaikan tokoh masyarakat setempat.

“Sebelum tarawih mereka sempat ribut juga, tapi didamaikan. Bahkan sempet dibawa ke Polsek biar damai. Tapi usai itu, malah ribut lagi sampai begini dah,” ucap Ida, warga lainnya.

Sementara, Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, Wiliam sudah ditangkap di rumahnya oleh jajaran Polsek Pondok Gede, tidak lama setelah kejadian.

“Pelaku dan barang bukti sudah diamankan oleh Polsek Pondok Gede, warga juga menjelaskan pelaku memang sering berbuat onar di lingkungan,” ungkap dia.

Baca Juga:   Dimas Ekky Finish 5 Besar di CEV Moto2 seri Jerez

Erna menambahkan Deny tewas akibat luka senjata tajam di bagian ketiak kiri sepanjang 30 cm, dan luka di punggung sepanjang 15 cm. Saat ini, jenazah Deny berada di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.

Polisi juga menyita barang bukti sebilah parang yang digunakan Wiliam untuk melukai Deny. Atas perbuatan tersebut, Wiliam terancam Pasal 354 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

roda2blog di sosial media

2 Komentar

Tinggalkan Balasan