5 Hal Yang Harus Diwaspadai Saat Plesiran Wisata Ke Jogjakarta

Jogja jaman helm ciduk masih laris. :mrgreen:

Sebagai penglaju Jogja dan pernah menjadi pelaku wisata di Jogja (baca: sopir travel) saya hafal betul oknum-oknum pelaku pariwisata Jogja yang ingin mengeruk duit banyak di saat musim liburan.

1 > Waspada Sama Tukang Becak

Lagi enak-enak jalan di Malioboro terus ada tukang yang nawarin ke Istana Air Taman Sari dengan ongkos cuma 10ribu? jangan mau bro, kelihatanya sih murah, tapi selama dalam perjalanan anda akan dibujuk rayu untuk mampir ke pusat jajanan dan pusat souvenir di daerah prawirotaman.

Kalau sekedar bujuk rayu ndak masalah, malah kadang berubah jadi pemaksaan. Jika di satu toko anda enggak belanja, akan dimampirkan ke toko lain, pokoknya sampai anda belanja.

Tukang becak dapat komisi 10-20% dari nilai anda belanja. Harga barangnya? sudah tentu lebih mahal 2-3kali lipat dibandingkan di tempat lain.

Jika anda gak mau belanja, siap-siap diturunin! mending kalau nuruninya di Plaza Ngasem, udah deket sama Taman Sari, biasanya diturunkan di daerah Kauman, yang malah arah keluar ke Malioboro.

Jogja sudah ada gojek, mending pakek gojek aja deh. Atau kalau rombongan pakek Grab Car.

2 >Jangan beli oleh-oleh di pusat jajanan

Pengen bakpia patok atau makanan khas jogja lain untuk oleh-oleh? pokoknya jangan beli di pusat oleh-oleh. Di sana harganya sudah dikatrol sampai 100%. Sekotak bakpia dijual di kisaran harga 30-40rb. Tergantung kendaraan yang anda tumpangi ke toko oleh-oleh, karena nanti besar kecil komisi juga ngaruh sob.

Jika datangnya rombongan naik bus, harga bisa kisaran 40-50rb per kotak bakpia. Lho kok mahal, lha iya dong, kan buat komisi sopir dan kernet bus. Agak sedikit murah kalau anda datang memakai motor rentalan plat AB, biasanya akan dikira warga lokal Jogja maka yaa sekotak bisa dapet harga 30rb.

Baca Juga:   Fenomena Salju di Dieng, Solar Membeku Mobil Diesel Banyak Yang Mogok

Jika pengen murah, beli oleh-oleh di tempat ini:

  1. Pasar Beringharjo 500 meter dari Malioboro ke arah Kraton
  2. Pasar Ngasem 10 meter aja dari Istana Taman Sari
  3. Stasiun Lempuyangan jejeran toko di depan Stasiun atau di dalam stasiun, setiap kereta api berhenti di sini biasanya 10 menitan. Cukup untuk beli oleh-oleh khas Jogja dan Gudeg nya pun juga ada.

Di tiga tempat di atas, sekotak bakpia dibandrol di kisaran 15-20rb.

Akan lebih murah kalau anda tahu pabriknya Bakpia 25 terus beli langsung di pabriknya. Tapi ya jika ke sananya naik Ojek, Becak atau Taksi ya enggak bakalan dianter ke sana. Tetep dibelokkan ke toko oleh-oleh yang ada papan nama besar Bakpia 25. :mrgreen:

3 > Jangan Makan di Malioboro

JIka ingin merasakan makan lesehen dengan suasana Malioboro, geser aja dulu ke arah selatan. Ke area depan pasar Beringharjo sebelum benteng Vrederburgh. Selain harganya lebih murah, makanan di area Beringharjo juga lebih “khas Jogja” dibanding area di depan gedung DPRD.

Di depan Beringharjo anda bisa mendapati makanan seperti Gudeg, ada juga gudeg basah, pecel, baceman dll.

4 > Hati-hati kalau mau ngangkring di Tugu

Angkringan di kawasan utara Stasiun Tugu Jogja terkenal dengan Kopi Joss dan Teh Legitnya. Eittt dulu di sana cuma ada 2 Angkringan saja, Lek Man dan Lek Dul. Tapi sekarang udah full angkringan yang ikut-ikutan dengan harga yang merajalela. Kalau gak hati-hati bisa kena dua kali, udah kopinya rasa sasetan, ehh harganya pakek tarif tol lagi … modyarr.

Posisi Angkringan lek man dan lek dul yang asli Tugu ada di tengah-tengah. Ciri khasnya dengan dua pikulan di kanan dan kiri. Salah satu kelebihan dua angkringan asli ini, jika anda makan minum di sana, tidak ada pengamen yang berani masuk lokasi angkringan lek man dan lek dul. :mrgreen: maklum lha wong yang ngopi kebanyakan warga sekitar, jika ada pengamen masuk langsung diusir.

Baca Juga:   Dari Jakarta ke Cibinong sekarang ada Bus Bandara Damri dan APTB

5 > Hotel Murah di Malioboro banyakk, tapi awasss

Nginep di Jogja yang paling enak ya di kawasan Malioboro, selain murah, hanya 80-100rb / malam juga enak karena di pusat kota jadi enggak plonga-plongo kalau malam.

Emang beneran murah? iya kalau anda langsung pesan kamar di hotelnya
Beda kasus kalau tanya dulu tukang becak apalagi ke hotel dianterin sama tukang becak, harga bisa naik 50-100rb bro.

Yang paling penting lagi, kalau menginap di kawasan Malioboro jangan terlalu mepet ke Stasiun Tugu ya, karena itu kawasan Sarkem yang banyak dihuni wanita tuna susila.

Lokasi Pertama adalah Kampung Sosrokusuman, lokasinya adalah dua gang setelah Malioboro Mall, di sepanjang lorong isinya adalah hotel-hotel murah, warung makanya juga murah dan religius. Diantara yang terkenal ada Hotel Pantes, Hotel Garden, Puri, Penginapan Harum dll.

Lokasinya masuk Gang pas di sebelah Mall Malioboro dan gang Sebelum Hotel Mutiara. Banyak pilihan hotel murah di sepanjang lorong gang.

 

Dan yang dibawah ini peta lokasi Sosrowijayan yang banyak turisnya, asal jangan mepet ke Tugu, aman kok dari godaan wanita Sarkem. :mrgreen:

Kampung Sosrowijayan, jalan masuknya pas di depan gedung DPRD, ada gapura besar. Di lorong-lorongnya banyak penginapan murah meriah.

Gimana masih menganggap liburan di Jogja mahal? enggak lah. Apalagi kalau makan minumnya di angkringan atau warung-warung kopi yang biasa dipakai mangkal tukang becak. Masih murah meriah sob.

Soo jangan takut liburan ke Jogja!! gunakan gadget untuk petunjuk lokasi tujuan wisata sebelum naik transportasi umum.

roda2blog di sosial media

3 Komentar

Tinggalkan Balasan