Lawan Arah di Tol Cikampek, Klub Pajero Minta Maaf

Jika tak dirubah attitude-nya di jalan raya, bukan tak mungkin mobil Pajero akan sama seperti Hardtop yang oleh masyarakat diidentikan sebagai mobil penjahat atau arogan.

Sebuah video viral di sosial media, saat beberapa mobil Pajero masuk ke jalan tol dengan melawan arah. Mobil tersebut diketahui ternyata anggota klub Pajero Owners Community (POC).

Ini bukan kali pertama video tentang oknum anggota POC yang viral, sebelumnya juga ada di Ponorogo, saat konvoi POC memaksa minggir pengendara lainya di Jalan raya Pacitan-Ponorogo dan bersitegang dengan sopir Isuzu Panther.

Dalam video terbaru, sejumlah mobil dari komunitas Pajero Sport yang melawan arah di rest area. Alhasil mobil lainnya yang hendak masuk ke rest area harus berhenti dan tertahan.

Video soal mobil komunitas lawan arah itu diunggah oleh akun doniherdaru di Instagram. Dalam keterangan video ditulis mobil-mobil tersebut dikemudikan oleh anggota komunitas Pajero Owners Community.

Baca Juga:   Mayoritas Orang Indonesia Beli Kendaraan Karena Gengsi Bukan Kebutuhan

“Pajero Owners Club/ Community. Begitu stiker yang terpampang di depan body mobil. Menurut gue, komunitas/ club malaah harus jadi role model. Jadi panutan,” tulis doniherdaru.

Disebut Doni, mobil dari Pajero Owners Community itu masuk ke rest area dengan melawan arah dari pintu keluar. Arus mobil yang hendak masuk ke rest area akhirnya tertahan.

Ketua POC Chapter Jabodetabek, Atok Urasid menjelaskan aksi lawan arah itu bermula saat sejumlah mobil komunitas hendak berkumpul. Namun karena kondisi jalanan macet akibat ada kecelakaan, mobil akhirnya masuk ke rest area.

“Sekitar jam 02.30 WIB, 21 September 2017, kondisi jalan masuk rest area KM 57 sangat macet di pintu masuk karena adanya satu trailer yang mogok sehingga kemacetan menjalar sampai keluar. Sekitar 6KR POC yang mau tikum (titik kumpul) ambil keputusan untuk tunggu di luar rest area. Tapi karena parkir di bahu jalan tol dilarang maka beberapa anggota berinisiatif untuk menyuruh KR tersebut untuk masuk melalui jalan keluar,” jelas Atok dalam keterangan yang dirilis oleh detikcom, Kamis (21/9/2017).

Baca Juga:   Viral Video Pengeroyokan Pelajar, Polres Karanganyar Berhasil Tangkap Para Pelaku

“Ini memang tidak bisa diterima dan kami mohon maaf atas kejadian ini dan berharap kejadian ini tidak terulang lagi,” ujar Atok.

 

roda2blog di sosial media

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan