Langgar Kesepakatan, Polisi Sita 82 Motor Milik Pesilat PSHT

82 unit Sepeda motor diamankan Polres Madiun kota dalam acara suroan padepokan Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT), kemarin kamis (21/9). Tindakan ini diambil Polisi Polresta Kota Madiun karena dianggap tidak mematuhi kesepakatan sebelumnya yang melarang para pendekar memasuki kota Madiun dengan Sepeda motor dalam acara Nyekar Suroan ke makam pendiri padepokan Setia Hati.

Pesilat PSHT yang  sepeda motornya diamankan saat  mengikuti acara suroan / acara nyekar rata-rata beralasan mengaku dirinya tidak tau terkait larangan menggunakan kendaraan roda dua.

Saat di lakukan gelar,jumat(22/9)  Kapolres Madiun Kota AKBP Sonny Mahar Budi Adityawan menerangkan bahwa setiap warga yang akan mengikuti acara suroan atau ziarah wajib mengikuti aturan yang sudah di sepakati bersama.

Baca Juga:   MMM di India cuma bertahan 3 tahun, para leader ditangkap polisi

“Masyarakat yang masih menggunakan kendaraan roda dua dan menggunakan knalpot brong maka kami tidak segan segan menindak tegas kami akan lakukan penyitaan dan juga akan kita tilang sesuai dengan dengan pelanggaranya” terangnya

Sikap tegas yang telah ditunjukkan oleh jajaran Polres Madiun kota selama acara suroan dengan memberlakukan larangan penggunaan sepeda motor pagi masyarakat yang hendak zarah kali ini, terlihat jalan dikota madiun nampak sepi konvoi tidak seperti tahun- tahun sebelumnya.

Kebijakan tegas ini juga akan dilakukan saat Suran Agung padepokan Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW) pada 8 Oktober nanti. Jika tetap nekad mengendarai motor juga akan disita oleh Polisi.

roda2blog di sosial media

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan