Pemuda Yang Adu Jotos Bukan Anak Jenderal Dan Minta Maaf

Kadispen TNI AL Laksma Gig Sipasulta mengklarifikasi isu Bimantoro (26), Pemuda yang terlibat adu jotos dengan Lettu Satrio anggota TNI AL sebagai anak Jenderal TNI berbintang dua. Bimantoro ternyata adalah cucu pensiunan TNI.

“BS (26 th) cucu dr Mayor (purn) Fx T H,” kata Gig, Jumat (13/11).

Gig menjelaskan kasus ini kini ditangani kepolisian. Laporan dilakukan atas dugaan penganiayaan. “Ditangani Polres Jaktim,” ujarnya.

Sementara Lettu Satrio sendiri perwira di Marinir Cilandak. Dia juga anak purnawirawan perwira TNI. “Fitriandi putra dari Laksma TNI (Purn) S,” tutup Gig seperti dilansir kumparan.

Bimantoro sendiri sudah meminta maaf. Dia mengaku khilaf dan terbawa emosi hingga terjadi perkelahian dengan Lettu Satrio.

Baca Juga:   Misteri Sampul Majalah Tempo sebelum Pileg 2014

Usai diperiksa di Polres Jakarta Timur, Bimantoro mengucapkan permohonan maaf di hadapan media. Dengan wajah tertunduk, Bimantoro meminta maaf kepada Lettu Satrio dan institusi TNI AL.

“Saya turut meminta maaf untuk semua institusi TNI yang dirugikan spesialnya untuk TNI AL, bahwa saya sudah melakukan tindakan yang kurang berkenan untuk institusi tersebut,” katanya di Polres Jakarta Timur.

“Saya juga minta maaf untuk lubuk hati saya yang paling dalam, saya mau minta maaf untuk semua bagian yang merasa tersinggung orang-orang yang telah tersinggung dan bapak Satrio sendiri,” imbuhnya.

Bimantoro menjelaskan, saat mengemudikan mobil Mazda 2 warna merah bernomor polisi B 1599 PVH itu, dia sedang makan siang. Bimantoro melempar sampah ke luar dari jendela mobil yang ternyata mengenai teman perempuan Lettu Satrio, Mareta. Karena tak terima, Satrio yang sedang berboncengan motor dengan Mareta kemudian berhenti dan beradu mulut dengan Bimantoro. Cekcok mulut itu kemudian berlanjut hingga adu jotos.

Baca Juga:   BOWO JENGGOT TAMAT ... kaciann deh lo

“Pada saat itu saya lagi makan siang di mobil, kondisinya saya emosi saja gitu, sama-sama emosi, keadaan saya khilaf, saya melakukan kesalahan dan minta maaf juga,” tuturnya.

Dilain pihak, Polisi menyebut kasus perkelahian antara pemobil dengan anggota TNI AL masih berlanjut. Polisi mengaku akan memeriksa saksi-saksi.

“Masih lanjut,” kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana. (prfm)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan