Kirain Via Vallen Ternyata Cuma Isyana Bintang Yamaha Mio S

Saat pertama kali melihatnya, saya kira itu Via Vallen, eh ternyata Isyana. Entahlah kenapa sekarang ini aura artis Jakarta tidak lagi dahsyat. Mungkin karena terkena imbas otonomi daerah. Yang selain lebih nge top, kualitas musik artis daerah juga lagi lebih menjulang dibandingkan artis ibukota.

Apa mungkin ini terjadi sejak para penyanyi asal Jakarta terseret arus kali ciliwung eh arus Politik. Seperti Dhani Gundul, Inul ihik dkk. Mereka sudah secara halus pensiun dini. Otak kreatifitas musik mereka jadi mampet, tampil di tv pun lebih banyak soal politik daripada nyanyi. Apalagi acara-acara tv yang disusupi calon gubernur, calon presiden, secara tak sadar mereka sudah mematikan diri. 

Hey bung ini jamanya Youtube, ngapain nonton aja diatur-atur, pengen lihat acara musik malah kebanyakan suara si emak cempreng teriak-teriak gak jelas. Dari ujung rambut sampai isi ketek dikomentarin … ehh masih pakek Kampanye lagi.

Politik itu pasti busuk, karena hanya punya dua hukum dasar. 

1. Saya lebih baik dari dia

2. Dia lebih jelek dari saya.

Artis ibukota kebanyakan sudah terkontaminasi politik, yang bagi masyarakat daerah sudah muak, mual dan muntah. Urusan Jakarte ngapain juga diobral. 

Maka kemudian muncullah artis artis daerah yang lebih ngetop dibanding artis Ibukota. Seperti Via Vallen, Nella Kharisma, Eny Sagita, Wiwik Sagita, Cita Citata, NDX, Kakung Lintang dll. 

Baca Juga:   Harga Yamaha FreeGo Area Madiun Kediri. Matik Dengan Banyak Kemudahan

Dalam 5 tahun terakhir mereka merajai chart You Tube dan telinga masyarakat Indonesia. Sekarang ini sudah gak penting chart Billboard apalagi chartnya Dahsyat … hallahh acara opo kuii.

Artis Ibukota lebih sibuk dengan gosap gosip info-Tai-ment yang cilakanya, kok ya yang dibahas politik lagi. Saya sampai sudah lupa kapan terakhir kali ada lagu hits dari Jakarta? yaa setidaknya ada lagu yang enak didengar lah, yang ada juga suara sumbang kampanye.

Isyana memang gak kalah cantik dari Via Vallen atau Nella Kharisma. Tapi masalahnya, Isyana Saraswati ini hanya nampang di layar TV doang. 
Saat nampang di papan iklan pinggir jalan, orang-orang juga bakal bertanya, siapa dia? paling yang histeris hanya segelintir jomblo-jomblo akut sok eksis. 

Beda jika yang dipampang adalah gambar Via Vallen atau Nella Kharisma. Seketika masyarakat juga langsung “ngeh” …. eh kapan itu Via Vallen manggung jadwalnya? dimana? Eh motor apa itu yang dipakai Via Vallen? Eh keren juga yaa …

Bayangkan jika tiap kali Via Vallen atau Nella manggung terus nyebut, “Yamaha Mio S” tentunya lebih mengena dibanding iklan di TV yang pasti langsung di skip pencet tombol remot. Itu juga sekarang yang nonton TV kebanyakan hanya para Satpam dan pembantu rumah tangga. 

Baca Juga:   Motor Listrik Bakal Diwajibkan Pakai Suara

Di jagad maya, artis Ibukota juga kalah telak. Misal dari tiga sosmed aja Facebook, Youtube dan Instagram. 

Isyana menang jumlah follower di akun Instagram personal-nya. Namun jika ditotal sebenarnya juga masih kalah, lha wong banyak akun Instagram yang mengklaim official Via Vallen dan Nella dengan jumalah follower jutaan.

Sedangkan di Youtube, lagu-lagu Via Vallen dan Nella lebih banyak diputar. Di Facebook apalagi … di kalangan para TKI/TKW jangankan dibandingkan Via dan Nella, dibandingkan Mas Gokil Abiz aja, Isyana kalah tenar broo :mrgreen: 

Yaa itulahh mas bro, zangat disayangkan jika imaej Brand Ambassador harus artis Ibukota. 

Masih lekat dalam ingatan saya Honda Bikers Day 2015 di Pacitan. Bintang tamunya /rif dan Eny Sagita. Ehh lha kok Eny Sagita didahulukan … walhasil ketika Mbak Eny selesai nyanyi, lalu giliran #rif yang manggung penonton buubarr barisan grakk :mrgreen:

Via Vallen tampil di Family Day Toyota Indonesia 2017, gak yakin klo yang tampil Silenk bakal seramai ini

roda2blog di sosial media

Tinggalkan Balasan