Buat Apa Motor Cakep Di Alam Nyata Kalau Jelek Pas Difoto

Dalam serial Mahabarata yang dipenuhi sosok yang ganteng-ganteng dan cantik-cantik. Salah satu sosok yang penampilanya jelek adalah Paman Sengkuni. Padahal pemeranya aslinya lebih ganteng Arjuna. Tapi apa penonton peduli? ora blass.
Jika pun ada roadshow, yang dipuja-puji adalah sosok Arjuna, Krisna dan Saya. :mrgreen: klo Sengkuni yang muncul … bisa-bisa dilemparin sandal dan  batu untuk meluapkan rasa mangkel.

Sama halnya dengan motor-motor yang diklaim, lebih cakepan aslinya daripada fotonya. Hellooww … setiap motor ya harus dipromosikan, diklankan dalam wujud visual gambar.

Yang ditempel di pamflet ya hanya gambarnya. Yang di billboard besar pinggir jalan ya gambarnya. Yang muncul di TV ya hanya gambarnya. Yang tercetak di koran ya hanya gambarnya saja. 
Apa iya setelah melihat gambarnya dan mengatakan jelek, lalu akan datang ke diler Yamaha terdekat hanya untuk sekedar menyakinkan diri bahwa motor tersebut adalah “jelek?” … iso dibandem stempet cakk

Baca Juga:   Honda Win Romawi dan Malang, Baksos Gas Spontan Ke Pacitan

Mangkanya ini adalah PR terbesar bagi diler-diler Yamaha, bagaimana caranya menunjukkan kegantengan Vixion-R dan Mio-S tanpa melalui gambar visual. Diperbanyak aja iklan di radio.

Bila perlu yang ditempel di papan iklan jangan gambarnya, sekalian langsung motornya aja yang digantung. Entah asli atau replikanya.

Saya sendiri juga heran, kok bisa-bisanya motor bisa kelihatan jelek pas difoto aja ya .. apa mungkin dulu ketika proses men-desain-nya menggunkan rubrik atau lego? 

Atau memang anggapan lebih cakep aslinya adalah hanya anggapan  imajinasi untuk adalah menghibur diri? entahlahh. 

Atau sebaiknya dalam iklan-iklan motor tersebut dikasih tulisan saja, bahwa:

Foto-foto motor ini hanyalah ilusi visual optik tidak seperti aslinya, jika terlihat lebih jelek itu hanya karena cara anda melihatnya yang keliru. 

roda2blog di sosial media

Tinggalkan Balasan