Pertamina: Toilet SPBU Gratis, Jika Ada Yang Berbayar Laporkan

Jika selama ini kamu merasa keberatan dengan sebesar 2 ribu rupiah untuk sekali pipis di toilet Pom Bensin (SPBU) maka tenang, sekarang akan digratiskan.

Toilet berbayar di SPBU disebut tindakan yang merebut hak konsumen dalam menggunakan fasilitas SPBU. Lha wong pompa SPBU pipis ke mobil kita aja, kita mbayar kok. Kenapa ketika kita gantian yang pipis kok disuruh mbayar?

Pihak Pertamina sendiri telah mengeluarkan ancaman akan menindak SPBU yang masih ada toilet berbayarnya.

VP Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito meminta kepada konsumen agar melaporkan kepada pihaknya bila ada SPBU yang dikelola oleh Pertamina mengenakan pungutan. “Kasih tau saja ke customer service ke 1500-000, supaya tindak lanjut jelas,” katanya seperti dilansir JPNN.com

Baca Juga:   Spy Shoot Suzuki Bandit 150, Bukti Suzuki Memang Susah Dimengerti

Menanggapi hal tersebut, Bendahara Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Aries Azhary Munir mengatakan, pungutan yang dilakukan di sejumlah SPBU merupakan keikhlasan dari konsumen. Itu artinya, konsumen tidak dipaksa untuk memberikan uang kepada petugas yang melakukan penarikan tersebut.

“Toilet bayar ini kalau di beberapa tempat memang keikhlasan ya. Tapi toilet ini yang make ratusan orang. Dan ratusan juga sikap dia itu mereka nggak pernah menjaga (kebersihan). Jadi macam-macam sekali,” ujarnya dalam sebuah diskusi di Hotel Acacia, Jakarta, Kamis (23/11).

Menurutnya, pungutan itu meski tidak wajib namun menjadi bentuk apresiasi kepada petugas kebersihan. Sebab, konsumen juga terkadang tidak bisa menjaga kebersihan.

Baca Juga:   Oknum Suporter PSIM Jogja Ngamuk di Kediri, Puluhan Karburator dan Shockbreker Motor Dicuri

Dia mencontohkan, SPBU yang dimilikinya kerap kehilangan sejumlah fasilitas yang ada di toilet. Padahal, fasilitas itu diberikan secara maksimal agar bisa digunakan dengan baik.

“Kebetulan di tempat saya menyediakan softex bun. Sudah disediakan itu jorok. Kalau nggak dijaga itu fasilitas kita hilang, di curi. Terus mereka juga buang Pampers ke dalam toilet. (wajar jika) Memang banyak yang mengutip (uang) ya,” tuturnya.

roda2blog di sosial media

Tinggalkan Balasan