Driver Gojek Ini Lulus Sarjana Dengan Nilai Cum Laude

Seorang pengemudi Gojek bernama lengkap Elrick Ricko Tendean berhasil menyelesaikan studi sarjanya dengan nilai Cum Laude. Mahasiswa yang juga driver ini tidak merasa berat apalagi malu menjalankan profesi pengojek dan belajar secara bersamaan. Dia berhasil menamatkan studinya di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sam Ratulangi, Manado. Nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) yang ia capai juga keren, mencapai 3,59.

Mengambil jurusan Sastra Inggris, ia merasa bangga setelah resmi lulus pada 16 November 2017, setelah melewati masa-masa sulit sepeninggal ayahnya pada Maret silam.

Ricko sendiri bergabung menjadi Mitra GO-JEK pada bulan Juli 2017, atau sudah sekitar 4 bulan hingga saat ini.

Keputusan bergabung menjadi driver GO-JEK karena memang jadwal kuliah sudah berkurang karena tinggal menyusun proposal skripsi, dan alasan mendasar karena butuh biaya tambahan studi, biaya sewa kos-kosan, apalagi untuk menyelesaikan kuliah di butuhkan biaya lebih walaupun memang selama kuliah Ricko mendapat beasiswa.

Baca Juga:   Smartphone Android, Pilih Costum UI atau Original?

Pria berusia 22 tahun ini pun mengaku setelah ayahnya meninggal ia harus memutar otak untuk memenuhi kebutuhan kuliahnya, terutama dalam menyusun tugas akhir. Terlebih, ibu serta ketiga kakaknya yang tinggal di Minahasa tak dapat memenuhi seluruh kebutuhan kuliah Ricko di Manado.
Anak bungsu dari empat bersaudara ini pun memberanikan diri untuk mendaftar menjadi mitra Go-Jek, dengan berbekal ajakan teman kuliahnya yang sudah lebih dahulu bergabung.

Ia pun tak menampik jika alasannya bergabung dengan Go-Jek pada Juli lalu untuk mendapatkan uang tambahan dengan cepat. Penghasilannya pun dipakai untuk biaya sehari-hari selama berkuliah.

“Waktu Maret saat bapak meninggal, itu masa krusial saya untuk menyusun skripsi. Saya butuh biaya tambahan untuk memasukkan judul penelitian, beli buku, fotokopi, bayar kos, dan tiga kali makan. Untung waktu juga sudah lengang jadi bisa gabung Go-Jek bulan Juli,” paparnya.

Baca Juga:   Anak dan Menantu Durhaka, Menolak Jenazah Ibu Kandung

“Terima kasih banyak untuk GO-JEK Indonesia, berkat kehadirannya di Manado, saya bisa membantu meringankan beban orang tua. Bahkan GO-JEK sangat membantu di saat yang boleh di bilang cukup berat bagi saya, saat-saat terakhir menyelesaikan kuliah tanpa ada sosok seorang Bapak dan membutuhkan biaya yang tidak kecil,” katanya lagi.

roda2blog di sosial media

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan