Kronologis Mobil Kijang LGX Kecemplung Sungai Brantas, Bocah 8 Tahun Selamat

Sebuah mobil Kijang LGX tercebur ke dalam dam Rolak 9 Sungai Brantas di Desa Mlirip Rowo, Kecamatan Tarik, Sidoarjo, Senin (18/12). Kejadian tersebut terekam video warga dan menjadi viral di media sosial. Dalam mobil tersebut terdapat dua penumpang, Supo (50) dan keponakannya, Helmi Abdilah (8).

Secara ajaib, Helmi yang masih 8 tahun berhasil selamat terombang ambing gelombang ke pinggir lalu diselamatkan warga. Sedangkan Supo asal Desa Gampingrowo, RT 02 RW 01, Kecamatan Tarik, Sidoarjo, belum ditemukan hingga kini.

Informasi yang dilansir oleh Duta.co menyebutkan, Supo bersama Helmi baru saja makan rujak manis di lokasi. Mobilnya diparkir di bibir Sungai Brantas sekitar 20 meter dari Rolak 9 di Mlirip. Supo lupa saat memarkir mobil masih memasukkan gigi satu pada persneleng.

Jarak mobil sekitar 2 meter dari pagar besi pembatas sungai dengan kepala mobil menghadap ke Sungai Brantas. “Begitu mobil dihidupkan, langsung melaju menabrak pagar besi dan nyemplung sungai. Pagar besinya jebol ditabrak dan tak mampu menahan mobil,” ujar saksi mata bernama Edi di lokasi.

Baca Juga:   Ribuan Sarjana Daftar Gojek, Berarti Ada Yang Salah Dari Sistem Pendidikan Tinggi

Mobil jatuh dari ketinggian sekitar 10 meter dan terombang-ambing di dam Rolak 9. “Yang kecil selamat dan dibawa ke rumah sakit di Mojokerto. Sedangkan Supo belum diketemukan. Petugas di lapangan masih melakukan kordinasi untuk melakukan pencarian korban,” kata Kapolsek Tarik AKP Sugiarto.

Saksi mata Edi mengatakan, Supo dan keponakannya terlihat keluar dari dalam mobil. Sang keponakan tampak berpegangan ke punggung Supo. Namun, mereka kemudian tersapu derasnya arus Sungai Brantas di Dam Rolak Songo.

Keduanya pun hanyut bersama mobil Kijang mereka. “Keponakannya kembali mengapung ke tepian sungai sekitar 50 meter dari Dam Rolak Songo. Anak itu selamat setelah ditolong warga sekitar,” ujar Edi kepada wartawan.

Nahas bagi Supo, kata Edi, Supo yang sempat akan mencapai tepi Sungai Brantas itu tiba-tiba kembali tenggelam. Sampai saat ini korban bersama mobilnya belum ditemukan. “Pakdenya hanyut, belum ditemukan,” ungkapnya.

Baca Juga:   7 Tahun Nabung Recehan, Pasangan Ini Ngumpulin 60 Juta Rupiah

Pedagang rujak manis yang juga kerabat kedua korban, Wasilah (45), menuturkan, usai makan di lapaknya, kedua korban pamit pulang. Helmi sehari-hari memang dirawat oleh Supo lantaran ditinggal ibunya bekerja. “Tadi mobil seperti terbang begitu, menabrak pagar langsung masuk ke sungai, kencang sekali,” terangnya sembari meneteskan air mata.

Videonya gan:

Mobil kecemplung Dam Rolak 9 Sungai Brantas

Posted by roda2blog.com on Monday, December 18, 2017

Sejumlah polisi dan relawan saat ini berada di lokasi. Namun, hingga pukul 14.30 WIB, belum ada upaya pencarian yang dilakukan terhadap korban yang hilang. Sementara korban selamat, saat ini menjalani perawatan di RS Emma, Jalan Raya Ijen, Kota Mojokerto. (duta.co)

roda2blog di sosial media

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan