Bule Berjemur Di Jalan Raya Dilindas Pemotor Dapat Dukungan Warga Bali, Biar Kapok

Sebuah video bikin heboh netizen facebook. Tampak seorang pemotor dengan sengaja melindas dua bule yang dengan nekad berjemur di jalan raya. Memblokade jalan raya milik umum.

Ceritanya, dua wisatawan asing berjemur di jalan dengan posisi menelungkup. Sambil memegang botol minuman. Entah mabok atau emang kere gak punya duit buat ke pantai atau gimana gak dijelasin.

Nah kebetulan ada dua sepeda motor yang mau lewat. Dua-duanya pakek Honda Scoopy. Udah diklaksonin disuruh minggir, ehh masih aja bergeming.

Walhasil salah satu pengendara nekat menggilas salah satu wisatawan tersebut. Si Turis kaget lalu berdiri, tapi si pemotor pilih EGP sambil ngangkat tangan, “Rasain lo, Emang Gue Pikirin”. Si Bule melongoo.

Video ini pertama kali diunggah pemilik akun Facebook Bo Gerster pada 5 November 2017 silam. Peristiwa ini terjadi di Gang Sorga, Legian, Kuta, Bali. Namun, video ini menjadi viral di awal 2018. Bahkan, video ini sudah disebarkan 13.175 kali.

Baca Juga:   Belajar CARBURATOR VACCUM

Beragam komentar datang dari netizen. Umumnya mereka mengecam aksi kedua wistawan ini yang seenaknya tidur di jalan dan mengganggu kenyamanan warga.

“Bule sudah berani mengganggu ketertiban umum. Ditegur saja secara baik-baik, beretika di Bali,” kata pemilik akun Nyoman Rantau Nyoman.

“Hahaha kapok Kau Bule..Kau kira kau dianggap dewa kalau bertingkah seperti setan,” timpal pemilik akun Suarna Cahyana.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD Perhimpuan Hotel dan Restoran (PHRI) Bali Anak Agung Adhi Ardana menyayangkan adanya peristiwa ini. Menurut dia, peristiwa seperti ini merupakan dampak dari pariwisata massal.

“Akibat pariwisata massal dan persaingan harga menjadikan Bali juga ada sebagian berkategori murah. Dan, akhirnya tentu wisatawan yang berkunjung pada segmen ini adalah termasuk level masyarakat golongan ke bawah di negaranya,” kata Ardana, Senin (29/1/2018).

Baca Juga:   Modifikasi Yamaha Byson jadi Suzuki Hayabusa, Jadinya Mbok Gak Usah Aja

Turis pada segmen ini biasanya datang dengan kebiasaan-kebiasaan yang menganggap Bali sebagai pemuja wisatawan.

Ardana berpandangan hukum harus ditegakkan baik kepada warga maupun wisatawan. Pemandangan wisatawan yang ugal-ugalan dan melanggar aturan di jalan menjadi pemandangan lazim. Misalnya, mereka mengendarai motor tanpa mengenakan helm dan berpakaian tidak pantas.

“Aparat penegak hukum harus tegas karena hal itu akan membawa dampak bagi masyarakat sebagai contoh yang tidak baik,” kata Ardana seperti dilansir kompas.com

roda2blog di sosial media

Tinggalkan Balasan