Dishud dan Polres Kediri Siap Tindak Tegas Truk Pasir Yang Melebihi Tonase

Truk pengangkut pasir yang melebihi tonase adalah penyebab utama jalan raya rusak. Sejatinya, sesuai spek teknis dari pabrik dan uji KIR, dump truk pasir hanya bermuatan 5-6Kubik saja.

Namun para sopir dan pengusaha tambang mengakali dengan memodifikasi bak truk hingga mampu membawa muatan hingga 10kubik. Kan bangsat!!! ini yang bikin jalan states/jalan poros kabupaten kota jadi hancur.

Pengusaha tambang galian dan sopir truk kipas-kipas duit. Masyarakat luas yang menderita. Jalan aspal yang hancur jadi korban dump truk harus dicor dulu sebelum di aspal karena tanah dibawahnya sudah bergerak. Jika gak dicor, mau diaspal satu meter ya rusak lagi.

Nah masalahnya, anggaran gak cukup kalau buat ngecorr..Cukupnya buat ngaspall aja. Jadilah perbaikan malah jadi rusak makin parah.

Baca Juga:   Hentikan Mencerca AGAMA yang diakui PANCASILA

Makanya upaya Dishub dan Polres Kediri ini wajib ditiru daerah lain, jika enggak bisa hancurr jalan aspalnya.

Pak SURADI Kabid Pengendali Ops Dishub Kabupaten Kediri melalui ON AIR di Radio ANDIKA mengabarkan, sosialisasi pada awak truk yang melintasi Desa Tiron Kecamatan Banyakan Kediri baru saja selesai. Saat kegiatan, Dishub berkoordinasi dengan Polres Kediri Kota.

Dari hasil pendataan, ada 55 truk muatan material yang diberhentikan untuk mendapatkan sosialisasi. Hal ini agar awak truk tidak memuat material melebihi tonase, mematuhi aturan dan menjaga lingkungan yang dilalui dengan cara menutup muatannya dengan terpal.

Pak SURADI mengatakan, saat sosialisasi dilakukan ada beberapa awak truk yang meninggalkan truknya di dekat lokasi. Truk ditinggalkan dalam keadaan terkunci. Akan ada sanksi yang diberikan pada awak truk tersebut.

Baca Juga:   Gojek Sekarat, Awass Terjadi Amuk Massa

roda2blog di sosial media

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan