Tidur Dalam Mobil, Pasangan Suami Istri Tewas Di Pantura Saat Macet

Polisi melakukan olah TKP di Desa Demangharjo, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, Minggu, 18 Maret 2018. (Foto: Dok. Polres Tegal)

Hati-hati gan jika tidur di dalam mobil dalam keadaan berhenti. Terutama jika anda menyalakan AC, karena asap gas buang bisa saja memenuhi ruangan mobil dan membunuh penumpang di dalamnya.

Sepasang suami istri dilaporkan meninggal di dalam mobil di tepi jalan Pantura, di kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal. Keduanya ditemukan warga pada Minggu, 18 Maret 2018, diduga keracunan karbon monoksida saat sedang beristirahat menunggu macet terurai.

Identitas kedua korban bernama Taufiq Hidayatullah, 43 tahun, dan istrinya Eliza Eprigayani, 54 tahun. Korban bernama Taufiq beralamat di Jalan Urip Sumoharjo Desa Tanggul Wetan Kecamatan, Tanggul, Jember. Sementara istrinya, Eliza, beralamat di Kota Palembang, Sumatera Selatan.

“Keduanya diduga sedang dalam perjalanan pulang ke Jember (dari Palembang),” kata Kapolsek Warureja, AKP Nugroho.

Nugroho mengatakan, kepolisian sudah menghubungi pihak keluarga korban. Saat ini kedua jasad korban berada di RSUD dr. Soesilo Slawi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, korban meninggal dunia diduga karena keracunan. Dari pemeriksaan, di tubuh korban tidak terdapat tanda-tanda kekerasan. Diduga korban keracunan gas karbon dioksida yang berasal dari gas pembuangan.

Baca Juga:   Hindari Razia Polisi, Pemotor Satria Tanpa Rem Tewas Hantam Pembatas Jalan

Untuk diketahui, dalam kasus keracunan Gas Karbon seperti ini, korban sama sekali tidak bisa melawan atau berupaya keluar mobil karena kondisi sudah sangat lemah dan lemas. Jika pun berhasil diselamatkan, maka fungsi otaknya sudah rusak dan menjadi idiot.

Saat kejadian, kondisi mesin mobil Suzuki Forza bernomor polisi A-1071-NL warna silver itu menyala. Termasuk air conditioner (AC) juga dalam kondisi menyala. Sementara itu, jendela kaca mobil di sebelah kanan tertutup rapat, sedangkan di sebelah kiri terbuka sekitar 20 sentimeter.

Seperti diketahui, korban meninggal saat kondisi lalu lintas di jalur tersebut sedang macet parah, Sabtu, 17 Maret 2018. Saat itu, korban menepikan kendaraan di depan rumah warga di Desa Demangharjo, Kecamatan Warureja, Tegal. Korban ditemukan tewas pada Minggu siang, 18 Maret 2018 oleh warga sekitar.

Baca Juga:   Konsep Sewindu Honda Bikers Day 2016 Ada Regional dan Puncak Perayaan

Namun pihak kepolisian membantah jika korban meninggal karena terjebak kemacetan. Sebab, saat ditemukan, kondisi lalu lintas di jalur tersebut sudah mulai lancar. “Posisi mobil juga tidak berada di tengah jalan,” katanya.

roda2blog di sosial media

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan