Vietnam Bikin Mobnas Hanya Dalam 2 Tahun, Gandeng Pabrikan Eropa

Vietnam menjadi negara ASEAN kedua setelah Malaysia yang memiliki mobil nasional sendiri, merek dalam negeri.

Pasar otomotif Vietnam adalah yang terbesar kedua di ASEAN setelah Indonesia. Dengan jumlah penduduk mencapai 100 juta jiwa.

Upaya Vietnam bikin Mobil Nasional dimulao tahun tahun 2017 dengan nama VinFast, dua tahun setelahnya mobil benar-benar diproduksi.

Hadirnya mobil nasional pertama Vietnam ini diharapkan sang Perdana Menteri Nguyen Xuan Phuc dapat memberikan kontribusi bagi perekonomian negaranya.

Nama mobilnya juga unik, Fadil.

Langkah pertama Vietnam adalah menyadari bahwa mereka tertinggal dalam industri mobil, Vietnam langsung menggandeng para ahli otomotif Eropa untuk ikut bergabung. Tujuannya agar mobil cepat terwujud serta tak asal-asalan.

Dikutip Automotive News Europe, ada beberapa merek otomotif terkemuka yang ikutan bergabung untuk menggarap mobil nasional pertama Vietnam ini, mulai dari Opel, BMW, Magna Steyr, hingga rumah desain Pininfarina turut berpartisipasi.

Baca Juga:   Review Pengguna Toyota Calya Tipe G M/T

Mantan Wakil Presiden Global Maufacturing General Motors Jim Deluca pun ditunjuk sebagai bos VinFast. Pengalaman yang dimiliki Jim juga diharap bisa berkontribusi terhadap perkembangan VinFast.

Sebagai pendatang baru, VinFast langsung memboyong dua model sekaligus yakni sebuah sedan dan SUV. Kedua model itu mengusung platform yang digunakan oleh BMW dan ditenagai oleh mesin turbo BMW 2.0 L. Mesin itu kemudian dimodifikasi oleh ahli mesin Austria, AVL agar cocok dengan karakter VinFast.

Rakyat Vietnam pun cukup antusias dengan kehadiran VInFast. Buktinya sudah ada order pesanan 10.000 unit VinFast sejak dikenalkan tahun 2018 lalu. Pemesanan VinFast pun turut berkontribusi terhadap kenaikan 18 persen penjualan mobil di Vietnam dalam lima bulan pertama tahun 2019.

roda2blog di sosial media

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan