Tak Terima Ditilang, Petugas Listrik Cabut Meteran di Kantor Polisi

Seorang pria yang berprofesi sebagai petugas listrik kena tilang oleh Polisi saat hendak memperbaiki aliran listrik ke pelanggan. Merasa kesal dan emosi, pria tersebut balik balas dendam dengan memcabut meteran listrik di kantor polisi dengan alasan telat bayar.

Kejadian tersebut terjadi di Uttar Pradesh, India. Petugas listrik itu bernama Srinivas, kena tilang karena tidak menggunakan helm. Polisi yang menilang bernama Ramesh Chandra.

Srinivas didenda 500 rupee (atau sekitar Rp 102 ribu). Ia meminta maaf dan tidak bisa membayar tilang, sebab gajinya hanya 6 ribu rupee (atau sekitar Rp 1,2 Juta) per bulan.

Merasa kesal dan marah, sesampainya di kantor Srivinas meminta rekan stafnya di kantor listrik untuk memeriksa iuran listrik yang ditunggak oleh kantor Polisi Linepar.

Dari hasil temuan, kantor Polisi tersebut menunggak tagihan hingga 6,62 juta rupee atau sekitar Rp 135 juta. Hal ini dikarenakan kantor polisi tersebut menunggak dari tahun 2016.

Srivinas langsung bergegas menuju target, ia pun memotong arus listrik, dengan alasan telah menunggak pembayaran.

“Polisi itu bersama rekan-rekannya mulai menjelaskan kepada saya aturan dan norma lalu lintas. Saya menjelaskan kepada mereka aturan dan hukuman karena tidak membayar tagihan listrik tepat waktu,” kata Srivinas seperti dikutip dari Times of India.

Akibat ulah dari Srivinas, kantor polisi tidak mendapat pasokan listrik selama 4 jam. Listrik kembali nyala setelah diselesaikan oleh polisi senior. Mereka pun membayar tagihan listrik kantor polisi Linepar.

roda2blog di sosial media

1 Komentar

Tinggalkan Balasan ke faridakhdan Batalkan balasan