Terobos Palang Terus Ketabrak Kereta Api, Ibu Guru SMK Ini Tuntut PT. KAI

DW 56 tahun, pengemudi mobil yang tertabrak kereta api (KA) Tegal Bahari di ‎perlintasan KA Tirus, Kota Tegal, Jawa Tengah, enggan disalahkan atas kecelakaan yang dialaminya. Ia bahkan berniat menuntut PT KAI.

DW mengaku tidak bersalah karena saat kejadian, petugas perlintasan belum menutup palang pintu rel.

“Petugas palang pintu kereta telat menutup palang pintu. Saya berencana meminta ganti rugi kepada PT KAI karena ini kelalaian petugas palang pintu,” katanya seperti dikutip dari beritagar.id, Jumat, 13 September 2019.

Perempuan yang diketahui adalah seorang guru di SMKN 1 Slawi, Kabupaten Tegal, itu‎ menyebut saat itu tidak hanya dirinya yang melintasi rel sebelum kereta melintas. Ia juga mengaku saat itu sedang buru-buru.

Petugas palang pintunya yang salah.

‎”Pengendara lain juga ada yang melintas juga karena palang belum ditutup. Baru menutup setelah mobil saya di tengah rel. Tapi mobil saya terperosok di rel,” katanya

Baca Juga:   Kalah Pilkades, Mantan Sekdes Tutup Jalan Dengan Tembok Beton

Sugito, petugas palang pintu perlintasan KA Tirus, ‎menegaskan dirinya sudah menutup palang pintu rel saat kereta hendak melintas.

“Saya sudah menutup tapi ibunya (pemilik mobil) tetap menerobos. Tapi kok dia bilang saya telat nutup,” katanya.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30. Bermula ketika mobil Toyota Rush G 6574 BP yang dikemudikan DW tengah melintas dari arah selatan.

Namun jika dilihat dari video rekaman cctv, tampak jelas jika mobil si Ibu Guru ini terperosok di rel saat pintu dari arah berlawanan sudah tertutup. Nah apakah penyebab “meleng”-nya mobil tersebut?

Pada saat bersamaan, KA Argo Cheribon dengan nomor lokomotif 63 melintas dari‎ arah timur. Seketika kereta tujuan Tegal-Pasar Senen, Jakarta itu pun menghantam bagian belakang mobil dan menyeretnya sejauh sekitar 150 meter.

Baca Juga:   Lek-lek'an Malam Tahun Baru 2014 Sidorejo

Sumber: Tagar.id bit.ly/2kADCBS

roda2blog di sosial media

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan