Jika Pecah Ban? Jangan Panik Injak Rem Begini Caranya

Kecelakaan di jalan tol banyak disebabkan oleh ban pecah atau mbledos. Keadaan tersebut bisa diperparah dengan reaksi sopir yang panik lalu menginjak rem.

Seperti kecelakaan fatal pada Minggu pagi (15/09) di tol Jagorawi, tepatnya di pintu keluar Sentul Selatan. Sebuah mobil Suzuki APV Arena terguling sesaat setelah terjadi pecah ban dan beberapa penumpang di dalamnya terlempar ke luar.

Kepanikan saat pecah ban, menentukan reaksi mobil efek pada mobil. Nih berikut ini wejangan dari Senior Instructor & Researcher of Indonesia Defensive Driving Centre (IDDC), Adrianto Sugiarto Wiyono cara menghadapi situasi pecah ban saat berkendara, kami rangkum dari liputan6.com

“Hal terpenting saat terjadi pecah ban adalah pengemudi jangan panik sehingga bisa berfikir dengan jernih,” jelasnya.

Setelah syarat dasar tadi terpenuhi selanjutnya dengan beberapa langkah lainnya.

1. Tahan setir ke arah depan sambil lepas gas.

Biasanya kondisi arah mobil akan berubah sesuai dengan bagian ban yang pecah dan diupayakan agar arah mobil lurus ke depan. Hal ini untuk mengantipasi terjadinya roll over atau terbalik.

Baca Juga:   Mobil Pedesaan Segera Dipasarkan Dengan Harga 60Juta

“Pertahankan arah kendaraan, jangan lakukan manuver yang tiba-tiba,” ujar Adrianto.

2. Jangan menginjak rem

Menginjak rem berakibat akan menyebabkan mobil terbalik karena terjadi cengkraman yang tidak seimbang antara bagian ban yang pecah dengan ban yang masih normal. Lepas pedal gas dan biarkan mobil melambat dengan sendirinya.

“Jangan sekali-kali injak rem! Secepatnya perika kondisi sekeliling kendaraan, nyalakan lampu sein dan arahkan kendaraan ke tempat yang aman.”

Ingat lampu sein, bukan lampu hazard.

3. Tidak menginjak kopling

Bagi kendaraan bertransmisi manual jangan menginjak kopling karena akan menghilangkan engine brake sebagai unsur yang memperlambat laju kendaraan.

4. Tidak menurunkan rasio gir

Bagi kendaraan bertransmisi matic, jangan menurunkan kecepatan dengan melakukan shift ke posisi gigi lebih rendah dengan harapan untuk mendapatkan engine brake yang lebih besar. Kondisi ini memberi reaksi terutama pada cengkraman ban yang berbeda yang akan berakibat mobil jadi susah dikendalikan.

Baca Juga:   Kesan Pertama Ketemu Wuling Confero S di Kota Solo

Terakhir

Jika sudah memastikan dan mengenali lingkungan sekitar Anda barulah perlahan menginjak rem. “Setelah berjalan perlahan, rem secara hati-hati dan hentikan kendaraan di tempat yang datar,” kata Rian.

roda2blog di sosial media

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan