Nunggak Pajak Kendaraan, Bisa Dipenjara 6 Bulan di Jakarta

Selain ancaman digeledah KPK dan registrasi dicabut jika 2 tahun menunggak pajak kendaraan. Sekarang pemilik kendaraan harus waspada, nunggak pajak bisa dipenjara 6 bulan.

Ancaman ini disampaikan oleh Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta yang berencana memenjarakan penunggak pajak kendaraan bermotor.

“Kita punya rencana untuk melakukan gijzeling, yaitu penyanderaan sementara selama 6 bulan,” kata Ketua BPRD DKI Jakarta, Faisal Syafruddin, di kawasan SCBD, Jakarta Selatan seperti dikutip dari gridoto.com

Akan tetapi, ia mengatakan bahwa hal tersebut tidak akan serta merta mereka lakukan ke setiap penunggak pajak kendaraan bermotor.

“Jadi khusus untuk orang yang sudah punya itikad tidak baik tentang piutang pajaknya,” jelas Faisal.

Baca Juga:   Ini Bukan Blog Motor

Tenang gak usah panik dulu bro sis. Ancaman ini hanya bagi mereka yang nilai tunggakan pajak kendaraanya mencapai 100juta dan berencana menghilangkan jejak, melarikan diri ke luar negeri, atau tindakan non-kooperatif lainnya.

“Kalau mereka melakukan ini dan nilai pajaknya di atas Rp 100 juta, bisa dikenakan gijzeling di lapas yang kita titipkan,” tuturnya.

Kenapa 6 bulan? Karena setelah dikurung, para penunggak pajak tadi diberikan waktu 6 bulan untuk melunasi hutang pajak mereka.

“DKI tahun depan akan melakukan ini untuk memberikan shock therapy kepada wajib pajak yang memang tidak mempunyai itikad baik untuk membayar pajak,” pungkasnya.

roda2blog di sosial media

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan