Truk Muatan Melanggar Kelas Jalan Penyebab Jalan Rusak, Berikut Klasifikasi Kelas Jalan

Penyebab utama jalan rusak adalah truk kelebihan muatan tonase (overload) dan melanggar kelas jalan.

Banyak oknum sopir truk yang sengaja melanggar kelas jalan dengan alasan nyari jalan pintas biar lebih cepat sampai. Hasilnya masyarakat yang imbasnya, jalan rusak berlobang dan bergelombang.

Contoh kejadian di Kota Blitar, Jawa Timur ini. Truk terjepit ranting pohon di jalan Sumatera Kota Blitar. Truk tersebut melanggar peruntukannya kelas jalan. Sementara pengaturan lalu lintas sistem buka tutup dan sopir truk sudah ditindak serta diberitahukan kesalahannya, karena melanggar bukan kelas jalannya untuk truk kontainer.

Foto: KOMPOL DIDIT PRIHANTORO Kapolsek Sananwetan Blitar Kota

Berikut ini kelas jalan di Indonesia.
Pengelompokan jalan menurut Kelas Jalan terdiri dari:

Baca Juga:   Kaos Dagadu Telah Tiada, Pemiliknya hapus merek Dagadu

a. Jalan Kelas I

Jalan Kelas I adalah jalan arteri dan kolektor yang dapat dilalui Kendaraan Bermotor dengan ukuran lebar tidak melebihi 2.500 milimeter, ukuran panjang tidak melebihi 18.000 milimeter, ukuran paling tinggi 4.200 milimeter, dan muatan sumbu terberat 10 ton.

b. Jalan Kelas II

Jalan Kelas II adalah jalan arteri, kolektor, lokal, dan lingkungan yang dapat dilalui Kendaraan Bermotor dengan ukuran lebar tidak melebihi 2.500 milimeter, ukuran panjang tidak melebihi 12.000 milimeter, ukuran paling tinggi 4.200 milimeter, dan muatan sumbu terberat 8 ton.

c. Jalan Kelas III

Jalan Kelas III adalah jalan arteri, kolektor, lokal, dan lingkungan yang dapat dilalui Kendaraan Bermotor dengan ukuran lebar tidak melebihi 2.100 meter, ukuran panjang tidak melebihi 9.000 milimeter, ukuran paling tinggi 3.500 milimeter, dan muatan sumbu terberat 8 ton.

Baca Juga:   Go City, Mobil Lipat Tenaga Listrik Dari Bosnia

Dalam keadaan tertentu daya dukung Jalan Kelas III dapat ditetapkan muatan sumbu terberat kurang dari 8 ton.

d. Jalan Kelas Khusus

Jalan Kelas Khusus adalah jalan arteri yang dapat dilalui Kendaraan Bermotor dengan ukuran lebar melebihi 2.500 milimeter, ukuran panjang melebihi 18.000 milimeter, ukuran paling tinggi 4.200 milimeter, dan muatan sumbu terberat lebih dari 10 ton.

1 Komentar

  1. Supir truk dilema

    Lewat jalur yg benar. Sudaj di hadang para wercok yg malakin duitnya

    Lewat jalan pintas bikin jalan rusak. Tapi gak kena palakan wercok

    Coba polisi cari obyekan di jalan yg bukan kelas truk. Auto sepi itu supir lewat sono

    Dulu jalan kampung sering di lewatin truk karena di jalur utama ada wercok rese yg jaga. Tapi setelah pos wercok gak dipake lagi. Auto sepi jalan kampungnya. Truk lebih milih jalur utama yg gede

Tinggalkan Balasan