Test Ride Honda Genio, Si Mungil Yang Asyik

Sabtu 28 September admin roda2blog diajak Astra Motor Yogyakarta untuk ngetest ride motor matik terbaru Honda di kelas entry level.

Rutenya dari Astra Motor Yogyakarta di Jombor Jl. Magelang menuju Kasongan Bantul. Berhenti sejenak di tempat gerabah, lalu lanjut ke sebuah restoran di Jl. Magelang sebelum kemudian bubar barisan di jam 3 sore.

Honda Genio diposisikan buat kamu yang udah bosen ngelihat Honda Beat.

Walaupun sekilas kubikasi mesinya sama dengan Honda Beat, ternyata spek mesinya beda jauh dengan motor matik Honda lainya. Matik Honda biasanya mesin pakai spek oversquare, tapi si genio pakai Overstroke yang bikin tarikan mesinya bisa njengat.

Motor ini sendiri secara resmi diluncurkan 22 Juni 2019.

Sektor Mesin.
Seperti yang kami bilang di atas, secara teknis sih mirip dengan matik Honda lain di kelas 110cc.

Mesin eSP (enhanced Smart Power) 110cc SOHC dengan sistem pembakaran injeksi PGM-FI. Tenaga maksimal mesin ini mencapai 6,6 kW @ 7.500 rpm, dan torsi puncak di 9,3 Nm @ 5.500 rpm. Kemampuan ini sanggup membuat Honda Genio lebih responsif saat berakselerasi. Skutik baru ini mampu menempuh jarak 0-200 meter hanya dalam 12,4 detik. Kecepatan maksimalnya mampu menyentuh 94 km/ jam.

Tapi!! si Honda Genio ini punya dapur pacu over stroke (47,0×63,1mm) padahal biasanya motor-motor matik Honda itu over square yang karakter mesinya lempeng aja, gak ada hentakan.

Baca Juga:   Roda2blog 2012 in review

Dengan Overstroke, motor ini punya tarikan yang lebih galak. Terbukti selama test ride, kami melahap rute kemacetan kota Jogja dan naik turun gunung di daerah bantul bisa dengan sangat santuy… mau selap selip, stop n go, keluar masuk tikunhan, naik turun, uenakkk … karena begitu ditarik gasnya, motor langsung nendang tanpa jeda.

Torsi si Genio ini bisa didapat di 5,500 rpm sedangkan Honda beat di angka 6,500 rpm.

Frame model baru.
Yang baru lagi adalah frame. teknologi rangka baru eSAF (enhanced Smart Architecture Frame) dari Honda yang pertama kali digunakan untuk kendaraan roda dua di Indonesia. Frame ini menggunakan proses produksi mutakhir seperti proses press serta laser welding. Strukturnya dikembangkan untuk meningkatkan stabilitas handling, sehingga sepeda motor mudah dikendarai, ringan, dan nyaman saat bermanuver.

Rangka baru ini bahkan mampu memberi pemanfaatan ruang yang semakin efisien terbukti dengan kapasitas bagasi 14 L dan Kapasitas tangki bahan bakar 4,2 L.

Handlingnya mudah, motor ini juga sangat cocok untuk pemula yang baru bisa berkendara.

Irit BBM
Dengan standar EURO3, pabrikan mengklaim konsumsi bahan bakar menunjukkan angka 59,1 km/liter (fitur ISS on) sehingga mampu menempuh jarak hinga 248 km dalam sekali pengisian penuh bahan bakar.

Kalau saya sih turing kemarin sama sekali gak ngisi bbm.

Baca Juga:   Jadwal Piala Dunia Hari ini, 17 Juni 2014

Secara fisik desain, motor ini mirip dengan Honda Scoopy namun dengan desain yang lebih elegan tanpa aura bunder.

Namun ada aura scooter khas italiano. Cocok buat kaum mileneal yang ingin tampil keren elegan.

Untuk area DIY Honda Genio CBS dihargai senilai Rp 17.740.000, sementara Honda Genio CBS ISS dipatok Rp 18.150.000.

Kemudian untuk wilayah Kedu dan Banyumas Honda Genio CBS dihargai Rp 18.040.000, sementara Honda Genio CBS ISS dipatok seharga Rp 18.450.000.

Fitur andalan.
Bagasinya bisa muat barang sampai 14 liter. Lalu di dalam bagasi juga disiapkan power charger untuk mengisi ulang baterai gadget.

Video:

roda2blog di sosial media

2 Komentar

  1. Makin lama makin keliahatan MENJIPLAK VESPA, Jelas honda sebetulnya kepingin buat DUPLIKAT VESPA hanya saja takut dibilang jiplak dan kena tuntutan vespa, makanya mereka secara licik diam diam merubah sedikit demi sedikit disain nya sampai mendekati vespa, dengan begitu masyarakat awam tidak sadar perbedaannya honda scooter dengan vespa semakin kabur.

Tinggalkan Balasan