Bos Brompton Kaget, Sepeda Lipat Harga 50Jutaan Laris Manis Di Indonesia

Dalam satu tahun, Brompton hanya memproduksi 50.000 sepeda dan setiap tahun ada 5.000 sepeda Brompton yang terjual di Indonesia, yang dibeli dari diler resmi Brompton di Singapura.

CEO Brompton Will Buttler Adam yang main ke Jakarta kaget banget melihat angka penjualan ini. Seperti dilansir dalam video Tempo.co

Apakah ini pertanda Brompton Junction (toko resmi Brompton) akan dibuka di Indonesia? ternyata belum. Dalam 1 tahun pabrikan sepeda ini hanya mampu buka 1 Junction aja, dan tahun ini rencananya akan buka di New York.

Brompton juga enggak khawatir pada banyak sepeda tiruan yang desainya mirip Brompton di pasar Indonesia. Kata si Bos, enggak ada perusahaan besar yang mati karena produknya ditiru, yang penting Brompton akan selalu berinovasi bikin sepeda lipat yang kompak dan enak dikendarai.

Kenapa Brompton mahal? karena disebabkan oleh 80% spare part yang emang mahal dan 20% gaji karyawan. Jadi meskipun buka pabrik di Indonesia atau China, harga Brompton akan tetap mahal

Baca Juga:   TNI gelar Razia Dompet Kempes di Kota Solo

Sejarah Brompton

Brompton berdiri pada 3 Juni 1976 didirika oleh Andrew Ritchie. Walau produknya laris manis, perusahaan ini masih memegang tradisi sebagai perusahaan yang dijalankan dengan kekeluargaan.

Brompton tetap memegang teguh idealisme untuk sukses bersama dan menyebarkan kesenangan bersepeda. Sampai sekarang karyawanya hanya 315orang saja sedangkan laba perusahaan diangka 10Juta Poundsterling. Dengan kapasitas produksi hanya 50.000 unit per tahun.

Apa sih kesiistmewaan sepeda lipat Brompton? Kok harganya sampai puluhan juta padahal bahanya dari besi. Padahal kan katanya sepeda yang mahal harganya itu berbahan karbon atau alloy?

Berikut ini keistemewaan Brompton

1. Material besi berkualitas

Sebagai sepeda lipat triffold, atau sepeda dengan 3 lipatan. Dibutuhkan material yang kuat, getas dan presisi pada setiap engselnya agar tidak goyang-goyang saat digowes.

Untuk sepeda model ini, material besi adalah pilihan yang paling bagus. Besi sepeda Brompton dikenal ringan tapi kuat karena memakai metalurgi pembakaran yang sempurna saat peleburan.

Coba deh bandingin sepeda lipat tiga (trifold) merek lain yang pakai bahan alloy bukan besi, dijamin feeling saat mengendarainya kok ringkih ya.

Baca Juga:   Seri Penutup ATC 2017, Gerry Salim Cicipi Podium

Namun Brompton juga menyediakan berbagai spare part untuk upgrade ke bahan titanium. Walaupun bahan Titanium dan Besi-nya Brompton bedanya enggak jauh bangat. Hanya sekitar 500-600gram aja, enggak sampai sekilo.

2. Ringkas

Sepeda Brompton setia memakai ban ukuran 16inchi yang kecil banget dengan lipatan 3 kali. Tujuanya agar sepeda sangat ringkas saat dilipat dan bisa dibawa masuk bus, kereta atau mobil, tanpa makan banyak tempat.

3. Geometri yang sempurna.

Keunggulan utama Brompton adalah geometri sepeda yang sempurna. Sepeda ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan, mau sport, santai, balapan tinggal sesuaikan stang kemudi aja tetap nyaman dikendarai.

Salah satu sepeda yang mirip banget sama Brompton adalah United Triffold. Namun ya itu tadi, jika anda kendarai akan terasa ringkih, kurang bakoh.

Sedangkan Polygon sendiri, sampai sekarang belum bikin sepeda lipat Triffold.

Video tempo.co

roda2blog di sosial media

2 Komentar

  1. Maaf ya…polygon sudah mengeluarkan folding bike lama banget ( thn 2000) , saya masih punya dan tetap nyaman dipake sampe sekarang ( urbano)

Tinggalkan Balasan