Pengen Beli Yamaha Nmax Bekas, Kenali Dulu Penyakitnya

Yamaha Nmax adalah fenomena, motor matik premium kelas 150cc ini benar-benar menjadi primadona bagi yang ingin tampil gagah di jalan raya walau pakai motor matik.

Walaupun sudah hadir Honda PCX150 sebagai kompetitor namun Yamaha Nmax 155 tetap laris manis. Dari sejak njebrot sampai sekarang belum ganti rupa model pun, motor ini tetap digandrungi.

Walhasil harga bekasnya juga stabil dengan nilai jual yang cukup bagus. Yamaha Nmax generasi pertama tahun 2015-2017 pun masih cukup tinggi berkisar Rp 17 juta- Rp 19 juta. Sedangkan yang generasi kedua, yang ada tabung emas-nya di shockbreker belakang, harga bekasnya di kisaran 22-24juta.

Nah buat sobat yang ingin membeli Yamaha Nmax bekas, berikut ini tips dari kami:

1. Cek riwayat servis, pernah bongkar mesin apa enggak?
Yamaha Nmax ada yang awet banget mesin tapi ada juga harus bolak-balik masuk bengkel untuk ganti daleman mesin terutama di bagian noken as dan pelatuk as/templar. Jika sudah pernah bongkar akan susah disembuhin.

2. Cek suara mesin, kalau kasar mending mundur aja.
Sebenarnya agak susah nyari suara mesin Yamaha Nmax yang halus. Rata-rata ya srokkk srokk kasar. Tapi pastikan suaranya enggak ekstrem banget lah. Caranya, naikan motornya, dijalanin terus jalan bareng di samping Honda Vario. Jika suara mesin Nmax-nya sampai bikin pengendara Vario enggak bisa denger suaramu, ya mending enggak usah dibeli karena itu tanda-tanda templar dan Noken As bermasalah.

Baca Juga:   Mulai Juni 2018, Bikin Sim Harus Ikut Tes Psikologi
Foto: Akbar Brilyansah

3. Suspensi Belakang
Salah satu kelemahan dari Yamaha Nmax adalah shockbreker belakang yang keras. Biasanya pemilik akan mengakali dengan mengganti-nya pakai merek aftermarkter. Okelah enggak apa-apa kalau diganti sama merek lain.

Yang ekstrem ada yang mengakali dengan cara ngasih dudukan tambahan pada shockbreker atau memotong bantalan karet shocbreker. Jika dua ini anda temukan di motor Nmax yang mau anda beli, mending mundur aja dehh, cari yang lain.

4. Tensioner Lemah
Salah satu yang sering dikeluhkan pada Yamaha Nmax adalah tensioner yang lemah. Tugas tensioner sendiri ialah untuk menekan rantai keteng. Saat tensioner lemah, rantai jadi mudah kendur dan berisik. Hal ini yang kemudian membuat bunyi mesin NMAX jadi terdengar kasar dan tarikan berat.

Baca Juga:   New JUPITER MX ... Pilihan Bijak

Menurut beberapa mekanik sih, soal tensioner ini perkara takdir. Karena yang jelek emang bahan dan desainya. Ada juga yang dapet bahan yang bagus dan awet.

Desain tensioner Nmax memiliki per yang ‘nyantol’ dengan dudukan besi kecil sekitar 1-2 mm. Di situlah kelemahannya mudah patah. Tapi di pasaran saat ini sudah ada tensioner dengan model adjustable buat ngatasin masalah ini.

6. Pastikan kondisi mesin kering tidak ada oli rembes
Sudah menjadi rahasia umum, banyak kasus mesin crankcase Yamaha Nmax jebol atau retak. Biasanya solusinya di las lalu dijual secepat mungkin.

5. Kelistrikan
Jika ditawarin motor Nmax dengan penuh variasi lampu disko atau tambahan lampu lainya, mending mundur aja. Sistem kelistrikan ini bisa mudah bikin ambyar dompet kalau sampai jebol atau ada yang konslet.

Oke demikian tipsnya semoga bermanfaat.

roda2blog di sosial media

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan