Ekspor Mobil dan Motor Ditargetkan Mencapai 1 Juta Unit

Di ASEAN negara paling santuy tapi merajai dunia otomotif itu Thailand. Negeri Gajah Putih ini tidak punya mobil nasional tapi semua pabrikan mobil dan motor menjadikan Thailand sebagai basis produksi, kecuali Yamaha.

Sedangkan yang ruwet Malaysia. Negara yang dulu bangga sama Mobil Nasionalnya, Proton, akhirnya bingung karena mobil tersebut kalah teknologi lalu enggak laku dan akhirnya diakuisisi merek asal China.

Sedangkan Indonesia, saat ini mengincar dua-duanya. Mobnas punya bernama Esemka dan siap jadi eksportir mobil dan motor menyaingi Thailand.

Yang pasti, ada rasa bangga di dada kalau pas di luar negeri ketemu motor atau mobil yang walaupun mereknya Jepang tapi dibuat di Indonesia, apalagi jika produk tersebut laris manis seperti Yamaha Nmax.

Baca Juga:   DPR Usulkan Biaya Pembuatan SIM naik Jadi 300ribu

Nah itu yang sedang digenjot oleh Presiden Jokowi. ” Ekspor otomotif secara utuh (mobil/motor) kita kurang lebih 300.000 unit dengan potensi nilai ekspor 8 miliar dollar AS (total ekspor otomotif). Saya sampaikan kepada seluruh keluarga besar otomotif, 2024 minimal 1 juta unit harus keluar dari Indonesia,” katanya.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total ekspor kendaraan secara utuh sepanjang 10 bulan berjalan tahun ini mencapai 275.364 unit.

Jumlah tersebut meningkat 28,2 persen dibanding ekspor pada periode yang sama tahun lalu sebanyak 214.743 unit.

Melalui target tersebut, maka nilai ekspor akan meningkat sebesar tiga kali lipat, yakni 24 miliar dollar AS.

Baca Juga:   Beda City dan Chelsea, warna Liga Inggris musim ini
Isuzu Traga dibuat di Indonesia dan akan diekspor ke 20 negara. Foto: Isuzu.
Yamaha Nmax dan Honda PCX dua motor yg dikembangkan di Indonesia dan diekspor ke negara lain

roda2blog di sosial media

1 Komentar

Tinggalkan Balasan