Bikin SIM Selain Tes Kesehatan, Sekarang Ada Tes Psikologi Bayar 50ribu

Mulai 16 Desember 2019, Kepolisian Republik Indonesia Daerah Jawa Timur (Polda Jati.) menjalankan aturan baru dalam perpanjangan masa berlaku SIM dan lembuatan SIM baru, yaitu tes psikologi. Serentak seluruh jatim.

Menurut Polisi,Tes rohani atau psikologi ini di dalamnya meliputi kemampuan konsentrasi, kecermatan, pengendalian diri, kemampuan menyesuaikan diri kemudian stabilitas emosi.

Apa sih tes Psikologi atau Psikotest? pemohon SIM baik baru maupun perpanjangan akan mengikuti tes psikologi dengan menjawab 30 soal dengan batas waktu tertentu.

Terus siapa yang ngetest? yaitu lembaga psikologi Musa Perkasa Berjaya Konsultan Psikologi (MPBKP) yang telah menjalin kerjasama (MoU) dengan Polda Jatim

Berapa biayanya? 50rb. Tapi sebagai pengenalan dari 16 hingga 23 Desember 2019, pemohon masih belum dikenakan biaya, alias gratiss.

Baca Juga:   Pria Mabuk Nekad Membubarkan Balapan Liar Di Dekat Pos Polisi Gumul Kediri, Yang Salah Siapa?

Tes Psikologi ini sendiri dasar hukumnya : Undang-undang Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) serta Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 9 tahun 2012 tentang Surat Izin Mengemudi.

Ya enggak apa-apalah ya bro, cuma 5 tahun sekali kok, sekaligus untuk mengukur kadar gila dalam jiwa. Karena orang gila biasanya enggak ada yg mau mengaku dirinya gila. hehhee.

roda2blog di sosial media

2 Komentar

Tinggalkan Balasan