Mengenal RD Elektronik Pada Sepeda Gowes

Rear Deraulier (RD) adalah komponen untuk memindahkan gigi gir belakang pada sepeda. Saat ini perpindahan gigi umumnya memakai kabel mekanis yang digerakkan melalui shifter pada handle.

Seiring perkembangan zaman, ada RD Elektronik yang perpindahanya menggunakan tombol tanpa perlu menarik tuas.

Teknologi ini disebut Electronic gear shifting system atau sistem pemindah gigi elektronik adalah metode penggantian roda gigi pada sepeda yang memungkinkan pengendara bergeser dengan tuas elektronik alih-alih menggunakan tuas kontrol konvensional dan kabel mekanis.

Cara kerja sistem ini, Saklar dihubungkan dengan kabel atau secara nirkabel ke unit baterai dan ke motor listrik kecil yang menggerakkan derailleur, mengalihkan rantai dari roda gigi satu ke roda gigi lainnya.

Baca Juga:   4 Sepeda MTB Murah Tapi Mewah Untuk Pemula Hobi Sepeda

Sistem elektronik yang tersemat di dalamnya dapat mengganti persneling lebih cepat, dan karena sistem tidak menggunakan kabel Bowden dan dapat mengkalibrasi sendiri, maka tentu saja hanya memerlukan sedikit perawatan.

Shimano bukanlah yang pertama di ranah elektronik ini, sebelumnya ada SunTour di tahun 1990 dengan Browning Electronic AccuShift Transmission (SunTour BEAST), kemudian Mavic di tahun 1992 dengan teknologi yang dinamai Zap dan diuji pada Tour de France 1992, lalu ada Sachs di tahun 1994 dengan teknologinya Speedtronic, dan lain sebagainya.

Kelebihan dari electronic gear shifting system ini antara lain adalah memangkas waktu bagi pembalap atau pengendara ketika proses pergantian percepatan, bahkan di medan ekstrim sekalipun, atau di kecepatan yang tinggi dengan lebih halus daripada perpindahan gigi manual. Namun, teknologi ini juga punya kelemahan seperti harga yang tinggi dan bobotnya yang lebih berat daripada shifter mekanis.

roda2blog di sosial media

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan